Mengapa terowongan sempit di pergelangan jadi titik masalah
CTS adalah neuropati jepitan paling umum, memengaruhi sekitar 3-5,8% populasi dewasa, lebih sering pada perempuan usia 40-60 tahun. Terowongan karpal adalah lorong sempit di pergelangan tangan yang dibatasi tulang di tiga sisi dan ligamen kaku di sisi keempat—struktur tegas yang tidak bisa melebar meski isinya membengkak. Saraf median berjalan melalui lorong sempit inilah bersama beberapa tendon, sehingga pembengkakan sekecil apa pun di dalam terowongan (akibat kehamilan, penggunaan tangan berulang, atau retensi cairan) langsung menekan saraf karena tidak ada ruang untuk mengembang.
Tekanan yang terus-menerus ini pertama-tama mengganggu suplai darah kecil ke saraf (iskemia lokal), menyebabkan kesemutan dan kebas yang sering hilang timbul di awal—biasanya paling terasa malam hari karena posisi pergelangan saat tidur cenderung menekuk dan menyempitkan lorong lebih jauh. Bila tekanan berlanjut tanpa penanganan, kerusakan dapat berkembang dari gangguan fungsi sementara menjadi kerusakan struktural saraf yang permanen—itulah mengapa kelemahan genggaman atau otot yang mengecil menandakan kompresi sudah berlangsung cukup lama dan pemulihan penuh menjadi kurang pasti.
Gejala
Keluhan sering membangunkan malam, muncul saat memegang ponsel atau berkendara, dan membaik setelah menggoyang tangan. Lama-kelamaan genggaman melemah, benda terjatuh, atau otot pangkal ibu jari mengecil. Nyeri leher, neuropati diabetes, dan saraf siku dapat menyerupai.
Faktor risiko dan diagnosis
Kehamilan, diabetes, hipotiroid, artritis, obesitas, cedera, dan pekerjaan dengan getaran atau posisi pergelangan berulang meningkatkan risiko. Pemeriksaan klinis utama; studi konduksi saraf atau USG membantu kasus tidak khas, berat, atau sebelum operasi. Tes darah dipilih sesuai dugaan.
Perawatan awal
Splint yang menjaga pergelangan netral saat malam, penyesuaian aktivitas dan ergonomi, serta jeda dapat membantu. NSAID mungkin meredakan nyeri sementara tetapi tidak menghilangkan tekanan saraf dan memiliki risiko. Latihan saraf sebaiknya diarahkan bila tidak memperburuk gejala.
Suntikan dan operasi
Suntikan steroid dapat memberi perbaikan sementara dan membantu diagnosis, tetapi gejala dapat kembali. Operasi pelepasan carpal tunnel dipertimbangkan bila gejala menetap, kelemahan atau atrofi, atau tes menunjukkan kerusakan saraf. Pemulihan sensasi lebih tidak pasti bila kompresi sudah lama.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIAMS, Carpal Tunnel Syndrome: A Comprehensive Review (PMC). Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



