Penyebab sangat beragam
Skizofrenia, bipolar, depresi berat, PTSD, demensia, Parkinson, epilepsi, migrain, demam tinggi, kurang tidur, kehilangan penglihatan atau pendengaran, obat, alkohol, dan narkotika dapat terlibat. Pengalaman sesaat saat tertidur atau bangun tidak selalu berarti penyakit.
Perubahan mendadak berbeda
Halusinasi baru bersama perhatian yang naik-turun, disorientasi, infeksi, dehidrasi, cedera kepala, atau perubahan obat dapat merupakan delirium dan membutuhkan evaluasi medis cepat, terutama pada lansia. Putus alkohol atau sedatif juga dapat mengancam jiwa.
Cara merespons
Tetap tenang, dengarkan tanpa mengejek atau berdebat keras tentang apa yang dialami, kurangi rangsangan, dan tanyakan apakah orang merasa aman atau mendapat perintah untuk bertindak. Jangan meninggalkan orang berisiko sendirian dan jangan mencoba menahan secara fisik kecuali untuk mencegah bahaya langsung.
Terapi mengikuti penyebab
Penilaian mencakup waktu mulai, kesadaran, suasana hati, obat dan zat, tidur, fungsi indra, pemeriksaan fisik serta tes terarah. Terapi dapat berupa mengatasi infeksi atau obat penyebab, koreksi indra, antipsikotik, terapi psikologis, atau perawatan gangguan saraf.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



