Jantung

Bradikardia

Bradikardia berarti denyut jantung lebih lambat dari yang diharapkan, sering didefinisikan di bawah 60 per menit pada dewasa. Angka ini dapat normal saat tidur atau pada atlet; yang penting adalah gejala, tekanan darah, irama, usia, dan penyebab.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Bradikardia

Mengapa lambat bisa normal pada satu orang tapi berbahaya pada orang lain

Denyut lambat pada atlet umumnya berasal dari peningkatan tonus saraf vagus (sistem saraf yang menenangkan) akibat latihan bertahun-tahun, yang membuat nodus sinus menembakkan sinyal lebih jarang tanpa ada kerusakan struktural pada sistem listrik jantung. Karena penyebabnya murni fungsional, denyut ini biasanya kembali normal begitu tubuh beraktivitas dan kebutuhan jantung meningkat, dan tidak disertai gejala kekurangan aliran darah.

Sebaliknya, bradikardia yang berbahaya berasal dari kerusakan nyata pada nodus sinus itu sendiri atau sumbatan pada jalur penghantar sinyal antara serambi dan bilik jantung (heart block), sehingga jantung gagal mempercepat diri saat dibutuhkan dan tidak mampu memompa cukup darah ke otak dan organ lain. Perbedaan mendasar inilah — apakah lambatnya jantung karena sistem saraf yang terlalu tenang atau karena sistem listrik jantung yang benar-benar rusak — yang menentukan apakah bradikardia hanya perlu dipantau atau memerlukan alat pacu jantung.

Gejala

Bila jantung tidak memompa cukup, dapat muncul lelah, pusing, hampir pingsan, pingsan, sesak, nyeri dada, kebingungan, atau toleransi aktivitas turun. Jam tangan dapat membantu mencatat tren tetapi pembacaan rendah perlu dikonfirmasi dengan nadi atau ECG.

Gejala dengan denyut lambat perlu bantuanHubungi layanan darurat bila denyut lambat disertai pingsan, nyeri dada, sesak berat, kebingungan, tekanan darah sangat rendah, kulit dingin, atau kelemahan mendadak. Jangan menyetir sendiri.

Penyebab

Penuaan sistem listrik, sinus node dysfunction, heart block, serangan jantung, miokarditis, hipotiroid, gangguan elektrolit, hipotermia, sleep apnea, dan obat seperti beta blocker, digoksin atau sebagian calcium-channel blocker dapat menyebabkan. Jangan menghentikan obat jantung mendadak tanpa arahan.

Pemeriksaan

ECG menentukan jenis irama; pemantauan Holter atau alat lebih lama menangkap episode. Tes darah, ekokardiografi, uji latihan, dan evaluasi tidur dipilih sesuai dugaan. Denyut rendah tanpa gejala dan tanpa penyakit konduksi sering hanya dipantau.

Terapi

Penyebab reversibel dan obat ditangani lebih dulu. Bradikardia tidak stabil memerlukan terapi darurat. Pacemaker dipertimbangkan bila gangguan sinus atau blok menyebabkan gejala dan tidak reversibel; alat ini tidak diperlukan hanya karena satu angka rendah.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada Royal Papworth Hospital NHS, ScienceDirect — symptomatic bradyarrhythmias in the athlete. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.