Mengapa bukan sekadar "aus karena usia"
Penumpukan kalsium pada katup aorta dulu dianggap sekadar proses keausan pasif seiring usia, tetapi penelitian modern menemukan bahwa ini adalah proses biologis aktif yang sangat mirip dengan pembentukan plak aterosklerosis di arteri koroner: kerusakan pada lapisan sel katup memicu peradangan kronis dan penumpukan lemak, yang kemudian mendorong sel-sel katup berubah menjadi sel penghasil tulang (osteoblas) yang secara aktif membentuk endapan kalsium — bukan sekadar kalsium yang menumpuk begitu saja secara pasif. Inilah sebabnya faktor risiko stenosis aorta (merokok, kolesterol tinggi, jenis kelamin pria) sangat mirip dengan faktor risiko aterosklerosis pembuluh koroner.
Karena katup yang menyempit memaksa bilik kiri jantung memompa jauh lebih keras untuk mendorong darah melewati bukaan yang sempit, otot jantung awalnya menebal untuk mengkompensasi tanpa menimbulkan gejala selama bertahun-tahun. Namun begitu otot yang menebal ini akhirnya tidak mampu lagi mengimbangi beban ekstra, gejala seperti sesak, nyeri dada, atau pingsan muncul relatif tiba-tiba — menjelaskan mengapa stenosis aorta berat dapat tampak baik-baik saja bertahun-tahun sebelum memburuk cepat begitu gejala pertama muncul.
Penyebab dan perkembangan
Pada usia lanjut, kalsium dapat menumpuk pada katup. Katup aorta bikuspid bawaan dapat menyempit lebih dini, sedangkan penyakit jantung rematik tetap menjadi penyebab di sebagian wilayah. Penyempitan sering berkembang bertahun-tahun tanpa gejala.
Gejala penting
Sesak saat aktivitas, nyeri atau tekanan dada, cepat lelah, pusing atau pingsan, jantung berdebar, dan bengkak kaki dapat muncul saat penyakit memburuk. Mengurangi aktivitas secara tidak sadar dapat menyamarkan gejala, sehingga perubahan kemampuan berjalan atau menaiki tangga perlu dicatat.
Diagnosis dan pemantauan
Murmur dapat terdengar saat pemeriksaan, tetapi ekokardiografi Doppler adalah tes utama untuk menilai luas bukaan katup, kecepatan aliran, dan fungsi jantung. EKG, tes aktivitas yang diawasi, CT, atau kateterisasi digunakan pada kondisi tertentu. Pemeriksaan berkala diperlukan meski belum bergejala.
Pengobatan
Obat dapat menangani tekanan darah, irama, atau cairan tetapi tidak membuka katup yang menyempit. Stenosis berat bergejala biasanya memerlukan penggantian katup melalui operasi (SAVR) atau kateter (TAVR/TAVI). Pilihan diputuskan tim jantung berdasarkan usia, anatomi, risiko operasi, dan kondisi pasien.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHLBI, NHLBI — pengobatan, AHA Journals — pathogenesis of calcific aortic valve disease. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



