Penilaian menyeluruh
Dokter menilai tren berat, lingkar pinggang, tekanan, gula, lipid, liver, ginjal, napas saat tidur, jantung, reflux, sendi, mobilitas, menstruasi, obat, pola makan, eating disorder dan kesehatan mental. BMI dapat salah membaca massa otot dan distribusi lemak, tetapi membantu skrining. Gejala dan komplikasi menentukan urgensi serta pilihan terapi.
Fondasi perawatan
Rencana nutrisi mengutamakan kecukupan protein, serat, makanan minim proses, porsi dan kebiasaan yang dapat dipertahankan; diet sangat rendah kalori hanya dengan pengawasan. Aktivitas dimulai sesuai kemampuan dengan aerobik, penguatan dan pengurangan duduk. Sleep apnea, nyeri, depresi, stigma, akses pangan dan obat pemicu kenaikan berat ikut ditangani.
Obat
Obat antiobesitas dapat digunakan bila manfaat melebihi risiko bersama dukungan perilaku. GLP-1 atau dual agonist memerlukan resep, titrasi dan pemantauan; bukan untuk kehamilan dan tidak aman dibeli dari produk palsu atau racikan tak jelas. Mual, muntah, gallbladder, pancreas, dehidrasi dan interaksi obat perlu dibahas. Berat dapat kembali bila terapi berhenti.
Operasi metabolik
Operasi bariatrik merupakan terapi paling efektif untuk sebagian obesitas berat atau komplikasi metabolik. Evaluasi mencakup kondisi medis, nutrisi, kesehatan mental, anestesi, kesiapan perubahan dan follow-up. Setelah operasi, protein, vitamin-mineral, kehamilan, gula, tulang dan komplikasi dipantau seumur hidup. Cakupan BPJS/JKN bergantung indikasi, rujukan dan kebijakan terkini—konfirmasi ke fasilitas dan BPJS.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO — obesity and overweight, WHO — GLP-1 therapies for obesity. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



