Beranda/Kesehatan Kulit/Akantosis Nigrikans

Kulit

Akantosis Nigrikans

Akantosis nigrikans menimbulkan kulit lebih gelap, tebal, dan terasa seperti beludru, paling sering di leher, ketiak, atau lipatan tubuh. Kondisi ini bukan kotoran dan sering menjadi petunjuk resistensi insulin.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 6 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Akantosis Nigrikans

Seberapa umum, dan mengapa insulin dapat 'menyuburkan' kulit

Prevalensinya bervariasi tajam antar kelompok: penelitian AS mencatat sekitar 19% pasien layanan primer memilikinya, jauh lebih tinggi pada keturunan Afrika-Amerika (sekitar 13%) dan penduduk asli Amerika (34%) dibanding keturunan kaukasia (kurang dari 1%), dan melonjak hingga 62% pada anak dengan obesitas berat.

Saat sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin (resistensi insulin), tubuh memproduksi insulin lebih banyak untuk mengompensasi. Pada kadar tinggi, insulin ternyata dapat 'menyasar' reseptor IGF-1 di kulit—reseptor pertumbuhan yang secara struktur mirip reseptor insulin tetapi mengatur pembelahan sel keratinosit dan fibroblas. Aktivasi berlebih ini yang menyebabkan kulit di lipatan tubuh menebal dan menggelap. Karena itu, bercak ini sering menjadi tanda paling awal yang terlihat dari resistensi insulin, kadang muncul bertahun-tahun sebelum diabetes tipe 2 benar-benar terdiagnosis.

Ciri dan lokasi

Perubahan biasanya berkembang perlahan pada belakang atau sisi leher, ketiak, selangkangan, dan buku-buku jari. Kulit dapat berbau atau gatal, tetapi sering tidak nyeri. Menggosok keras tidak menghilangkannya dan justru dapat menyebabkan iritasi.

Periksa lebih cepatTemui dokter bila perubahan muncul mendadak, menyebar cepat, mengenai mulut, disertai penurunan berat badan tanpa sebab, atau muncul bersama sering haus, sering kencing, dan lemas.

Penyebab yang perlu dinilai

Penyebab tersering berkaitan dengan resistensi insulin, kelebihan berat badan, diabetes tipe 2, atau gangguan hormon seperti PCOS. Obat tertentu dan kondisi genetik juga dapat berperan. Perubahan yang timbul sangat cepat, luas, atau disertai penurunan berat badan tanpa sebab jarang dapat menandakan penyakit serius.

Pemeriksaan

Dokter biasanya mengenalinya dari tampilan kulit lalu menilai berat badan, tekanan darah, riwayat obat, gejala menstruasi, dan faktor risiko keluarga. Pemeriksaan gula darah atau HbA1c dan tes lain dilakukan sesuai temuan; biopsi kulit jarang diperlukan.

Penanganan

Fokus utama adalah menangani penyebabnya. Perubahan pola makan, aktivitas fisik, dan penurunan berat badan yang aman dapat memperbaiki resistensi insulin pada sebagian orang, meski perbaikan tampilan kulit biasanya tertinggal di belakang perbaikan metabolik. Dokter kulit dapat memberi terapi untuk tekstur atau rasa tidak nyaman, tetapi krim pemutih sembarangan tidak mengatasi penyebab dan bisa merusak kulit.

Mencari bantuan di IndonesiaPemeriksaan gula darah dapat dimulai di puskesmas atau klinik. Bawa daftar obat dan catatan perubahan berat badan atau menstruasi agar penilaian faktor metabolik lebih lengkap.
Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada MedlinePlus, NHS, StatPearls — Acanthosis Nigricans. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.