Apa yang membedakan
Frekuensi seks, fantasi, masturbasi, jumlah pasangan, orientasi, kink konsensual, atau libido tinggi tidak menentukan diagnosis. Fokusnya adalah kehilangan kendali berulang selama waktu panjang, upaya berhenti yang gagal, perilaku diteruskan meski merugikan, serta dampak fungsi. Rasa bersalah yang hanya berasal dari penilaian moral atau budaya tidak cukup.
Cari penyebab lain
Episode mania atau hypomania, obat dopamin Parkinson, stimulant atau zat, ADHD, OCD, trauma, depresi, dementia dan gangguan neurologis dapat mengubah perilaku seksual. Klinisi juga menilai abuse, coercion, trafficking, risiko STI atau kehamilan, keuangan, dan consent. Pemeriksaan dilakukan tanpa mempermalukan dan tidak menganggap semua perilaku sebagai kecanduan.
Terapi
Psikoterapi membantu mengenali pemicu, mengelola dorongan, membuat batas digital dan finansial, memperbaiki regulasi emosi serta relasi, dan membangun aktivitas alternatif. CBT, acceptance-based work, relapse-prevention dan terapi trauma dipilih individual. Obat menargetkan kondisi penyerta atau dorongan pada kasus tertentu di bawah psikiater; tidak ada satu pil yang cocok untuk semua.
Kesehatan dan keselamatan seksual
Gunakan kondom atau barrier, tes STI sesuai paparan, kontrasepsi bila relevan, dan profilaksis HIV sesuai layanan. Consent harus bebas, spesifik, sadar dan dapat ditarik; dorongan tidak pernah membenarkan pelecehan. Pasangan boleh menetapkan batas dan mencari dukungan sendiri. Hindari layanan yang menjanjikan cure melalui hukuman, conversion, atau rasa malu.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO — ICD-11 overview. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



