Perubahan kandung kemih adalah red flag utama
Sulit mulai/menjaga aliran, tidak merasa kandung kemih penuh, retensi, overflow atau incontinence baru perlu perhatian. Mati rasa/baal di bokong, anus, genital atau paha dalam (saddle area), kehilangan sensasi saat cebok, gangguan ereksi/orgasme, kedua kaki lemah atau sciatica bilateral memperkuat dugaan.
Penyebab paling sering adalah disc besar
Herniated disc central dapat menekan banyak akar saraf; stenosis, tumor, abses, hematoma, trauma atau komplikasi prosedur juga mungkin. Nyeri tidak harus ekstrem dan satu gejala dapat muncul lebih dulu. Konstipasi/retensi obat lebih umum, tetapi gejala baru bersama nyeri punggung/tungkai tetap harus dinilai darurat.
MRI dilakukan segera
Pemeriksaan menilai kekuatan, refleks, sensasi dan kandung kemih, tetapi rectal exam normal atau bladder scan tertentu tidak cukup menyingkirkan. Emergency MRI lumbosacral mengonfirmasi kompresi dan penyebab; darah/kultur atau CT dipakai sesuai konteks. Banyak orang yang diperiksa akhirnya tidak memiliki CES, namun penilaian cepat tetap benar.
Dekompresi dan terapi penyebab tidak boleh tertunda
Bila kompresi terbukti, tim spine/neurosurgery melakukan operasi secepat kondisi memungkinkan; abses memerlukan antibiotik/drainage dan hematoma atau tumor ditangani spesifik. Pemulihan saraf tidak selalu langsung dan dapat berlanjut lama. Rehabilitasi, urologi, bowel/sexual care dan dukungan mental membantu fungsi jangka panjang.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada North Bristol NHS Trust — cauda equina syndrome, Somerset NHS — cauda equina syndrome. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



