Beranda/Kesehatan Pria/Epididimitis

Kesehatan Pria

Epididimitis

Epididimitis adalah peradangan saluran di belakang testis, sering karena infeksi menular seksual atau bakteri saluran kemih. Namun nyeri skrotum mendadak harus dianggap torsio testis sampai terbukti bukan karena aliran darah dapat terputus.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Epididimitis

Mengapa kecepatan munculnya nyeri menjadi petunjuk paling penting

Epididimitis terjadi ketika bakteri dari saluran kemih atau infeksi menular seksual bergerak mundur (retrograd) melalui saluran vas deferens menuju epididimis di belakang testis, memicu peradangan yang berkembang bertahap selama satu hingga dua hari—jalur infeksi yang menjelaskan mengapa gejala kencing seperti nyeri atau keluar cairan sering menyertai, dan mengapa nyerinya membesar perlahan, bukan muncul mendadak dalam hitungan menit.

Kecepatan munculnya nyeri inilah yang menjadi pembeda paling penting dari torsio testis, kondisi ketika testis terpuntir dan aliran darahnya benar-benar terputus mendadak—nyeri torsio muncul tiba-tiba dan sangat hebat, bukan bertahap, dan memerlukan operasi darurat dalam 6-8 jam pertama sebelum jaringan testis mulai rusak permanen, dengan risiko kerusakan yang terus bertambah setiap jam keterlambatan. Karena kedua kondisi ini bisa tampak mirip pada tahap awal dan taruhannya sangat berbeda—antibiotik untuk epididimitis versus operasi darurat untuk torsio—nyeri skrotum yang muncul mendadak dan sangat hebat harus selalu dianggap torsio testis sampai benar-benar disingkirkan lewat pemeriksaan, meski akhirnya terbukti epididimitis.

Gejala dan penyebab

Nyeri dan bengkak satu sisi biasanya bertahap, disertai hangat, nyeri kencing, cairan uretra, demam, atau nyeri panggul. Chlamydia dan gonorrhea sering pada pria aktif seksual; bakteri usus lebih mungkin pada gangguan kemih, prosedur, atau praktik seks anal insertif.

Nyeri testis mendadak adalah daruratKe IGD segera bila nyeri hebat muncul mendadak, testis tampak lebih tinggi atau berputar, mual-muntah, setelah cedera, demam tinggi, kulit menghitam, atau nyeri cepat memburuk.

Pemeriksaan

Dokter memeriksa testis, epididimis, hernia, dan prostat sesuai kebutuhan serta melakukan tes urine dan tes molekuler IMS. USG membantu bila torsio belum dapat disingkirkan, tetapi keputusan bedah tidak boleh tertunda bila gambaran torsio kuat.

Pengobatan

Antibiotik dimulai berdasarkan risiko kuman lalu disesuaikan hasil. Istirahat, penyangga skrotum, kompres dingin berlapis kain, dan obat nyeri membantu. Gejala dapat memerlukan minggu untuk hilang meski infeksi teratasi; evaluasi ulang perlu bila tidak membaik dalam 72 jam.

Pasangan dan pencegahan

Bila IMS dicurigai atau terbukti, pasangan seksual perlu evaluasi dan terapi. Hindari hubungan seksual sampai pasien dan pasangan selesai terapi serta gejala membaik. Kondom, tes IMS, dan pengobatan dini mengurangi kekambuhan serta penularan.

Mencari bantuan di IndonesiaJangan menunda karena malu. Layanan dapat dimulai di FKTP, IGD untuk nyeri mendadak, atau klinik IMS. Habiskan antibiotik dan kembali bila bengkak menetap setelah terapi.
Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC STI Guidelines, StatPearls — Epididymitis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.