Mengapa beratnya gejala tidak selalu sebanding dengan ukuran prostat, dan mengapa dua golongan obat bekerja dengan kecepatan berbeda
Sumbatan aliran urine pada BPH sebenarnya berasal dari dua komponen yang berbeda dan bisa muncul terpisah. Komponen pertama bersifat "statis"—jaringan prostat yang benar-benar membesar secara fisik menekan dan mempersempit uretra. Komponen kedua bersifat "dinamis"—otot polos di prostat dan leher kandung kemih yang kaya reseptor alpha-1 dapat berkontraksi lebih kencang dipengaruhi saraf simpatis, stres, udara dingin, atau obat tertentu, mempersempit saluran kemih tanpa prostat itu sendiri harus membesar. Inilah sebabnya seseorang dengan prostat yang tidak terlalu besar bisa mengalami gejala sangat mengganggu (karena komponen dinamis dominan), sementara orang lain dengan prostat jauh lebih besar bisa nyaris tanpa keluhan.
Perbedaan dua komponen ini juga menjelaskan mengapa alpha blocker bekerja cepat—obat ini langsung mengendurkan otot polos yang berkontraksi berlebihan, meredakan komponen dinamis dalam hitungan hari. Sebaliknya, 5-alpha-reductase inhibitor bekerja jauh lebih lambat karena cara kerjanya berbeda: obat ini menghambat perubahan testosteron menjadi DHT (dihydrotestosterone), hormon yang sebenarnya mendorong pertumbuhan jaringan prostat, sehingga baru benar-benar mengecilkan ukuran prostat setelah pemakaian berbulan-bulan. Memahami dua mekanisme ini membantu menjelaskan mengapa dokter kadang memilih satu golongan, kombinasi keduanya, atau memutuskan obat tidak akan banyak membantu tergantung komponen mana yang lebih dominan pada pasien tertentu.
Gejala
Sulit mulai kencing, pancaran lemah atau terputus, mengejan, menetes setelah selesai, rasa belum kosong, sering atau mendesak, dan bangun malam dapat terjadi. Infeksi, batu, obat, gangguan kandung kemih, prostatitis, diabetes, dan kanker prostat dapat memberi keluhan serupa.
Pemeriksaan
Dokter menilai dampak gejala, obat termasuk dekongestan dan antihistamin, pemeriksaan prostat, urine, fungsi ginjal, dan sisa urine. PSA diputuskan setelah membahas manfaat dan keterbatasan; angka tinggi bukan diagnosis kanker dan BPH tidak berubah menjadi kanker.
Perawatan
Gejala ringan dapat dipantau dengan mengurangi cairan menjelang tidur, kafein dan alkohol, tidak menahan kencing, serta meninjau obat pemicu. Alpha blocker bekerja cepat tetapi dapat menyebabkan pusing; 5-alpha-reductase inhibitor bekerja lebih lambat dan dapat memengaruhi fungsi seksual. Jangan memakai herbal tanpa memeriksa interaksi.
Prosedur
Tindakan minimal invasif atau operasi dipertimbangkan bila obat gagal, gejala berat, retensi, infeksi berulang, batu, perdarahan, atau gangguan ginjal. Pilihan berbeda dalam efektivitas, anestesi, pemulihan, ejakulasi, ereksi, dan kemungkinan terapi ulang.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDDK, Frontiers — Integrated Management Strategies for BPH. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



