Beranda/Kesehatan Kulit/Cutaneous Larva Migrans

Kulit dan Parasit

Cutaneous Larva Migrans

Cutaneous larva migrans adalah peradangan kulit akibat larva cacing tambang anjing atau kucing yang menembus kulit dan bergerak di lapisan dangkal. Lesi sangat gatal membentuk garis merah berkelok yang maju perlahan, sering di kaki, bokong, atau tangan.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 6 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Cutaneous Larva Migrans

Mengapa larva 'tersesat' hanya bergerak di kulit, tak pernah dewasa

Cutaneous larva migrans sangat umum pada wisatawan yang kembali dari daerah tropis-subtropis dengan keluhan kulit—beberapa studi mencatat 8–49% dari seluruh keluhan kulit wisatawan disebabkan kondisi ini, terutama pada musim hujan. Penyebabnya adalah larva cacing tambang anjing atau kucing (paling sering Ancylostoma braziliense) yang menetas dari telur pada tinja hewan yang mengotori pasir atau tanah lembap, lalu menembus kulit manusia yang bersentuhan langsung dengannya.

Yang membuat kondisi ini unik: larva ini sebenarnya 'salah sasaran'—tubuh manusia bukan inang alami cacing tambang hewan, sehingga larva tidak mampu menembus lebih dalam ke pembuluh darah dan matang menjadi cacing dewasa seperti yang terjadi pada anjing atau kucing. Larva hanya bisa merayap di lapisan kulit paling dangkal, meninggalkan jejak merah berkelok yang bergerak beberapa milimeter per hari—dan karena tidak pernah menjadi dewasa, ia tidak dapat menular dari orang ke orang maupun berkembang biak di dalam tubuh manusia.

Paparan dan gejala

Berjalan tanpa alas, duduk, atau berbaring di pasir atau tanah lembap yang tercemar tinja hewan meningkatkan risiko. Benjolan awal berkembang menjadi jejak serpiginosa beberapa milimeter per hari. Ini berbeda dari cacing dewasa di usus manusia dan bukan menular dari kulit ke kulit.

Periksa bila menyebar atau terinfeksiCari pertolongan bila kemerahan cepat meluas, bernanah, demam, wajah atau mata terkena, sesak atau batuk, pasien imunitas lemah, atau jejak bergerak sangat cepat. Jangan mengulang obat antiparasit tanpa diagnosis.

Diagnosis

Diagnosis biasanya dari bentuk dan riwayat paparan; biopsi sering gagal menemukan larva. Jejak yang bergerak sangat cepat dapat berupa larva currens Strongyloides, sedangkan gatal kaki jamur, skabies, dermatitis kontak, dan infeksi bakteri dapat menyerupai.

Pengobatan

Banyak kasus hilang sendiri dalam beberapa minggu, tetapi ivermectin atau albendazole dapat mempercepat sembuh dan mengurangi gatal. Pemilihan obat berbeda pada kehamilan, menyusui, anak kecil, penyakit hati, atau kemungkinan Strongyloides. Membakar, membekukan jalur, atau mengoles bahan keras tidak efektif dan melukai kulit.

Pencegahan

Gunakan alas kaki dan alas duduk, hindari pasir tercemar, buang tinja hewan, berikan obat cacing hewan melalui dokter hewan, dan batasi hewan dari area bermain. Potong kuku dan obati garukan terinfeksi. Pantai yang tampak bersih tetap dapat terkontaminasi.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, CDC — clinical features, StatPearls — Cutaneous Larva Migrans. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.