Beranda/Kesehatan Bayi dan Anak/Melanositosis Dermal Kongenital

Kesehatan Bayi

Melanositosis Dermal Kongenital

Melanositosis dermal kongenital adalah tanda lahir datar berwarna biru, abu, atau biru kehitaman akibat sel pigmen yang berada lebih dalam di kulit. Istilah lama “bercak Mongol” kini dihindari karena tidak akurat dan dapat menstigma.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Melanositosis Dermal Kongenital

Ciri khas

Bercak paling sering berada di punggung bawah dan bokong, tetapi dapat muncul di badan atau tungkai. Warnanya relatif merata, tidak menonjol, tidak bengkak, dan tidak nyeri. Tanda dapat ada sejak lahir atau tampak dalam bulan pertama.

Berbeda dari memar

Memar biasanya berubah warna dan menghilang dalam hari hingga minggu, mungkin nyeri atau bengkak, serta berkaitan dengan cedera. Melanositosis dermal menetap berbulan-tahun atau bertahun-tahun dan umumnya memudar perlahan. Namun pemeriksaan langsung diperlukan bila ada keraguan.

Periksa bila bentuknya tidak khasTemui dokter bila bercak baru muncul setelah benturan, terasa nyeri atau bengkak, berubah cepat, disertai perdarahan lain, atau bayi tampak sakit. Jangan menganggap semua warna biru pada kulit sebagai tanda lahir.

Dokumentasi melindungi anak

Lokasi, ukuran, bentuk, warna, dan foto klinis sebaiknya dicatat sejak pemeriksaan bayi baru lahir agar tidak keliru dianggap cedera di kemudian hari. Dokumentasi bukan pengganti penilaian bila muncul tanda baru atau ada kekhawatiran keselamatan anak.

Perjalanan dan pemeriksaan

Sebagian besar bercak di daerah sakrum atau bokong memudar pada masa kanak-kanak dan tidak membutuhkan terapi. Bercak sangat luas, menetap, bertambah, menonjol, atau berada di lokasi tidak biasa perlu dinilai dokter kulit atau anak untuk memastikan diagnosis dan menilai kondisi langka yang mungkin menyertai.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS Bristol, North Somerset and South Gloucestershire. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.