Apa yang terjadi
Kurangnya oksigen dan aliran darah dapat memengaruhi otak, jantung, ginjal, paru, dan organ lain. Komplikasi persalinan, gangguan plasenta atau tali pusat, infeksi, perdarahan, aspirasi mekonium, prematuritas, dan kondisi ibu atau janin dapat meningkatkan risiko, tetapi penyebab perlu dinilai secara individual.
Tindakan pada menit pertama
Tim menilai napas, denyut jantung, warna, tonus, dan respons. Bayi dijaga hangat, dikeringkan, diposisikan, dan distimulasi; bila tidak bernapas efektif, ventilasi tekanan positif dengan masker merupakan langkah kritis. Kompresi dada, obat, atau intubasi digunakan sesuai respons dan protokol.
Setelah resusitasi
Bayi memerlukan pemantauan napas, oksigen, suhu, gula darah, tekanan, kejang, urine, dan fungsi organ. Pada bayi cukup bulan atau mendekati cukup bulan dengan ensefalopati hipoksik-iskemik sedang-berat, pendinginan terapeutik di pusat berpengalaman dapat dipertimbangkan dalam jendela waktu ketat.
Tindak lanjut
Tidak semua bayi mengalami dampak jangka panjang. Bayi dengan kejadian bermakna membutuhkan pemantauan pendengaran, penglihatan, pertumbuhan, gerak, bahasa, belajar, dan perilaku. Fisioterapi atau intervensi dini sebaiknya dimulai segera bila ditemukan keterlambatan.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO, WHO — resusitasi bayi baru lahir. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



