Mengapa organ yang belum matang menjadi tantangan utama
Bayi BBLSR (di bawah 1.500 gram) hampir selalu lahir sangat prematur, pada tahap ketika organ-organ vital belum menyelesaikan perkembangannya yang normalnya berlangsung hingga trimester ketiga. Paru-paru misalnya belum memproduksi cukup surfaktan (zat yang mencegah kantong udara paru kolaps), sehingga banyak bayi ini memerlukan bantuan napas seperti CPAP. Sistem saraf pusat juga belum matang untuk mengoordinasikan pengaturan suhu, refleks isap-telan-napas yang sinkron, dan pematangan pembuluh darah retina serta otak—yang menjelaskan mengapa pemantauan mata prematuritas dan risiko perdarahan otak menjadi bagian rutin perawatan bayi seberat ini, bukan komplikasi yang jarang terjadi.
Perawatan awal
Tim menjaga suhu, napas, gula darah, cairan, dan tekanan darah. Sebagian bayi memerlukan CPAP atau ventilasi, infus, fototerapi, antibiotik bila dicurigai infeksi, dan pemantauan intensif.
ASI dan nutrisi
ASI ibu atau donor diutamakan bila tersedia. Pemberian dapat dimulai dalam jumlah kecil melalui selang dan ditingkatkan sesuai toleransi; kebutuhan tambahan fortifier atau formula prematur ditentukan dari pertumbuhan dan kondisi klinis.
Metode kanguru
Kontak kulit ke kulit membantu kestabilan suhu, napas, menyusu, dan ikatan serta dapat dimulai sedini mungkin sesuai kestabilan bayi dan dukungan tim. Orang tua menjadi bagian aktif perawatan.
Pemantauan jangka panjang
Tindak lanjut dapat mencakup pertumbuhan, nutrisi, anemia, mata prematuritas, pendengaran, paru, tulang, imunisasi, dan perkembangan gerak serta bahasa. Gunakan usia koreksi saat menilai tonggak perkembangan pada masa awal.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO: Feeding VLBW infants, WHO: Newborn mortality. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



