Beranda/Cedera dan Kegawatdaruratan/Keracunan Karbon Monoksida

Keracunan dan Keselamatan

Keracunan Karbon Monoksida

Karbon monoksida atau CO adalah gas tanpa warna dan bau yang terbentuk dari pembakaran tidak sempurna. Generator, kendaraan, arang, kompor, pemanas, atau kebakaran di ruang tertutup dapat meracuni tanpa disadari; beberapa orang atau hewan yang sakit bersamaan merupakan petunjuk penting.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20263 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Keracunan Karbon Monoksida

Mengapa gas tak terlihat ini begitu mematikan

Karbon monoksida menempel pada hemoglobin (protein pembawa oksigen dalam darah) dengan kekuatan sekitar 200-250 kali lebih besar dibanding oksigen. Ini berarti begitu CO masuk ke paru-paru, ia akan merebut tempat oksigen di hemoglobin jauh lebih agresif, membentuk carboxyhemoglobin yang tidak dapat membawa oksigen ke jaringan tubuh — sel-sel di seluruh tubuh, terutama otak dan jantung yang paling boros oksigen, mulai kekurangan oksigen meski paru-paru masih bernapas normal dan kulit tidak tampak kebiruan seperti kekurangan oksigen biasa.

CO juga menyerang secara langsung di dalam sel dengan menghalangi cytochrome c oxidase, komponen penting dalam pabrik energi sel (mitokondria), sehingga sel tidak bisa memproduksi energi secara efisien bahkan setelah oksigen kembali tersedia. Kerusakan ganda inilah (hemoglobin yang direbut plus kerusakan sel langsung) yang dapat memicu peradangan dan kerusakan selubung saraf tertunda, menjelaskan mengapa gejala neurologis seperti gangguan ingatan atau perubahan kepribadian kadang baru muncul berhari-hari hingga berminggu-minggu setelah paparan tampak teratasi, bahkan setelah pasien awalnya tampak pulih total.

Gejala tidak khas

Sakit kepala, pusing, lemah, mual, muntah, nyeri dada, sesak, kebingungan, gangguan koordinasi, pingsan, kejang, aritmia, serangan jantung, dan koma dapat terjadi. Gejala dapat membaik saat keluar ruangan lalu kembali ketika masuk, dan janin, bayi, lansia, serta penyakit jantung atau anemia lebih rentan.

Jangan masuk kembali ke lokasi paparanKeluar segera dan panggil bantuan bila alarm CO berbunyi atau muncul gejala pada beberapa penghuni. Nyeri dada, sesak, kebingungan, pingsan, kejang, kehamilan, atau paparan kebakaran memerlukan evaluasi rumah sakit meski sudah merasa lebih baik.

Segera keluar dengan aman

Pindah ke udara segar dan hubungi layanan darurat; jangan kembali untuk mengambil barang atau menyelamatkan orang tanpa perlindungan petugas karena penolong dapat ikut keracunan. Matikan sumber hanya bila dapat dilakukan dari tempat aman. Kebakaran juga dapat melibatkan sianida dan cedera inhalasi.

Diagnosis dan terapi

Darah dengan co-oximetry mengukur carboxyhemoglobin, tetapi nilainya turun setelah oksigen dan tidak selalu mencerminkan keparahan. Pulse oximeter biasa dapat tampak normal. Terapi utama adalah oksigen konsentrasi tinggi; oksigen hiperbarik dipertimbangkan pada gangguan saraf, jantung, asidosis, pingsan, kadar tinggi, dan kehamilan.

Pencegahan dan tindak lanjut

Pasang alarm CO dekat area tidur, rawat peralatan pembakaran dan cerobong, jangan memakai generator, grill, arang, atau mesin bensin di rumah, garasi, tenda, atau dekat jendela. Setelah keracunan berat, gangguan ingatan, mood, gerak, atau konsentrasi dapat muncul terlambat dan perlu kontrol.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC, StatPearls — Carbon Monoxide Poisoning. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.