Beranda/Genetik dan Kelainan Bawaan/Sindrom Insensitivitas Androgen

Genetik dan Perkembangan Seks

Sindrom Insensitivitas Androgen

Androgen insensitivity syndrome (AIS) adalah variasi perkembangan seks akibat tubuh tidak merespons androgen dengan baik pada individu berkromosom 46,XY. Spektrumnya dari complete AIS (CAIS) hingga partial AIS (PAIS), dengan tampilan tubuh dan kebutuhan perawatan yang beragam.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 25 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Sindrom Insensitivitas Androgen

AIS dapat dikenali pada usia berbeda

CAIS dapat ditemukan karena benjolan inguinal/testis pada bayi atau tidak menstruasi saat pubertas; payudara berkembang tetapi rahim tidak ada dan rambut pubis/ketiak sedikit. PAIS dapat menyebabkan genital yang tidak tipikal, hypospadias, atau perubahan pubertas berbeda. Identitas gender tidak dapat disimpulkan dari kromosom saja.

Diagnosis membutuhkan tim berpengalaman

Evaluasi dapat mencakup pemeriksaan, ultrasound, karyotype, testosterone dan hormon lain, serta tes gen AR. Pada bayi dengan genital tidak tipikal, hindari pelabelan atau tindakan permanen terburu-buru kecuali ada kebutuhan medis mendesak. Tim DSD mencakup endokrin, urologi/ginekologi, genetik, dan dukungan psikologis.

Benjolan nyeri atau gejala adrenal perlu dinilaiCari pertolongan segera untuk benjolan selangkangan yang mendadak nyeri/muntah karena torsion atau hernia perlu disingkirkan. Bayi sakit dengan muntah, dehidrasi, lemah, atau gangguan elektrolit membutuhkan evaluasi darurat karena kondisi adrenal lain dapat menyerupai DSD.

Keputusan gonad dan hormon bersifat individual

Testis internal menghasilkan hormon dan memiliki risiko tumor yang berubah menurut tipe serta usia. Waktu pemantauan atau gonadectomy dibahas transparan bersama pasien; pada CAIS sering dapat ditunda agar pubertas spontan berlangsung. Setelah pengangkatan, terapi hormon diperlukan untuk tulang dan kesehatan umum. Operasi genital elektif mengutamakan consent pasien.

Kerahasiaan dan dukungan jangka panjang penting

CAIS tidak memiliki rahim sehingga tidak dapat mengandung, tetapi pilihan membangun keluarga tetap dapat dibahas; fertilitas pada PAIS bervariasi. Konseling genetik menjelaskan pola X-linked dan carrier keluarga. Informasi diagnosis diberikan sesuai usia dengan bahasa yang tidak menstigma, serta dukungan seksual, tulang, dan mental tersedia.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada MedlinePlus Genetics — Androgen insensitivity syndrome. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.