Kegawatdaruratan dan Pertolongan Pertama

Syok Medis

Syok medis adalah keadaan mengancam nyawa ketika organ tidak mendapat aliran darah dan oksigen yang cukup. Tekanan darah bisa belum sangat rendah pada tahap awal, sehingga nadi cepat, napas cepat, kulit pucat/dingin, kebingungan atau urine berkurang harus ditanggapi sebelum kolaps.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 25 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Syok Medis

Penyebab utama memerlukan terapi berbeda

Hypovolemic shock berasal dari perdarahan atau kehilangan cairan; distributive shock termasuk sepsis dan anaphylaxis; cardiogenic shock terjadi saat pompa jantung gagal; obstructive shock akibat hambatan seperti pulmonary embolism atau tension pneumothorax. Neurogenic shock dapat menyertai cedera medula. ‘Kaget’ emosional bukan syok sirkulasi.

Kenali pola perfusi buruk

Gelisah atau bingung, lemah/pingsan, nadi cepat-lemah, napas cepat, tangan dingin, kulit pucat/bercak dan sedikit urine adalah tanda umum. Sepsis bisa awalnya hangat; anaphylaxis dapat disertai biduran, bengkak dan wheeze; cardiogenic shock sering bersama nyeri dada atau sesak. Anak dapat mempertahankan tekanan darah hingga terlambat.

Syok selalu memerlukan ambulansHubungi 119 atau layanan darurat untuk kebingungan/pingsan, nadi cepat lemah, kulit dingin pucat, sesak, nyeri dada, perdarahan berat atau reaksi alergi berat. Jangan membiarkan pasien berdiri, berjalan atau menyetir dan jangan menunggu tekanan darah turun.

Pertolongan pertama tidak menunggu diagnosis

Hubungi layanan darurat, baringkan pasien bila aman, jaga hangat, kendalikan perdarahan luar dengan tekanan langsung dan pantau napas. Gunakan epinephrine autoinjector segera untuk anaphylaxis bila tersedia dan sudah diresepkan. Mulai CPR/AED bila tidak bernapas normal. Jangan beri makan/minum atau obat oral.

Rumah sakit memulihkan oksigen dan penyebab

Tim memberi oksigen/ventilasi, akses vena, cairan atau darah, vasopressor dan terapi penyebab seperti antibiotik cepat, kontrol perdarahan, reperfusi jantung atau drainase sumbatan. Cairan berlebihan dapat membahayakan pada gagal jantung, sehingga bolus dan respons dipantau bersama lactate, urine, tekanan serta ultrasound.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada MedlinePlus — Shock, MedlinePlus Medical Encyclopedia — Shock. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.