Penyebab utama memerlukan terapi berbeda
Hypovolemic shock berasal dari perdarahan atau kehilangan cairan; distributive shock termasuk sepsis dan anaphylaxis; cardiogenic shock terjadi saat pompa jantung gagal; obstructive shock akibat hambatan seperti pulmonary embolism atau tension pneumothorax. Neurogenic shock dapat menyertai cedera medula. ‘Kaget’ emosional bukan syok sirkulasi.
Kenali pola perfusi buruk
Gelisah atau bingung, lemah/pingsan, nadi cepat-lemah, napas cepat, tangan dingin, kulit pucat/bercak dan sedikit urine adalah tanda umum. Sepsis bisa awalnya hangat; anaphylaxis dapat disertai biduran, bengkak dan wheeze; cardiogenic shock sering bersama nyeri dada atau sesak. Anak dapat mempertahankan tekanan darah hingga terlambat.
Pertolongan pertama tidak menunggu diagnosis
Hubungi layanan darurat, baringkan pasien bila aman, jaga hangat, kendalikan perdarahan luar dengan tekanan langsung dan pantau napas. Gunakan epinephrine autoinjector segera untuk anaphylaxis bila tersedia dan sudah diresepkan. Mulai CPR/AED bila tidak bernapas normal. Jangan beri makan/minum atau obat oral.
Rumah sakit memulihkan oksigen dan penyebab
Tim memberi oksigen/ventilasi, akses vena, cairan atau darah, vasopressor dan terapi penyebab seperti antibiotik cepat, kontrol perdarahan, reperfusi jantung atau drainase sumbatan. Cairan berlebihan dapat membahayakan pada gagal jantung, sehingga bolus dan respons dipantau bersama lactate, urine, tekanan serta ultrasound.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada MedlinePlus — Shock, MedlinePlus Medical Encyclopedia — Shock. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



