Mengapa haid menjadi sangat nyeri dan banyak pada adenomiosis
Batas antara lapisan dalam rahim (endometrium) dan otot rahim (miometrium) normalnya adalah garis pemisah yang jelas dan stabil. Pada adenomiosis, kontraksi rahim yang tidak terkoordinasi dengan baik menimbulkan trauma mikro berulang di batas ini, sehingga jaringan mirip lapisan rahim justru menerobos masuk ke dalam otot rahim itu sendiri. Jaringan yang "tersesat" di dalam otot ini tetap merespons perubahan hormon bulanan sama seperti lapisan rahim yang normal—menebal dan mencoba luruh setiap siklus haid—tetapi karena terjebak di dalam otot dan tidak punya jalan keluar, timbul peradangan lokal serta pembengkakan otot rahim yang membuat haid terasa jauh lebih nyeri dan otot rahim berkontraksi lebih kuat serta lebih lama, menghasilkan perdarahan yang lebih banyak dan berkepanjangan dibanding haid normal.
Kondisi ini juga terkait dengan gangguan penyembuhan jaringan dan ketahanan tubuh terhadap hormon progesteron, yang ikut memperberat peradangan dan pertumbuhan pembuluh darah baru di area yang terkena. Adenomiosis ditemukan pada sekitar 22% perempuan di bawah 40 tahun yang menjalani program bayi tabung akibat kesulitan hamil, menunjukkan kondisi ini bukan sekadar penyebab nyeri haid tetapi juga dapat memengaruhi kesuburan melalui gangguan pada lingkungan rahim tempat embrio seharusnya menempel.
Gejala
Haid berat atau berkepanjangan, kram berat, nyeri panggul, rasa penuh atau kembung, dan nyeri saat berhubungan seksual dapat terjadi. Kehilangan darah yang banyak juga dapat menyebabkan anemia defisiensi besi.
Berbeda dari endometriosis
Pada adenomiosis, jaringan berada di dalam otot rahim. Pada endometriosis, jaringan serupa lapisan rahim tumbuh di luar rahim. Keduanya dapat terjadi bersamaan dan menimbulkan gejala yang tumpang tindih.
Diagnosis
Dokter menilai pola haid, nyeri, dan kemungkinan kehamilan, lalu dapat melakukan pemeriksaan panggul, tes darah, USG, atau MRI. Kondisi lain seperti fibroid, polip, infeksi, dan endometriosis perlu dipertimbangkan.
Pengobatan
Pilihan meliputi pereda nyeri, asam traneksamat untuk perdarahan tertentu, IUS hormonal, pil atau terapi hormonal lain. Bila gejala berat tidak membaik, prosedur atau histerektomi dapat dibahas sesuai rencana kesuburan dan risiko.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, PMC — Pathogenesis of Adenomyosis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



