Analisis semen yang benar
Laboratorium menilai volume, konsentrasi, jumlah total, motilitas, vitalitas dan morfologi menurut metode standar WHO. Batas referensi bukan garis subur-tidak subur dan interpretasi memakai seluruh pola. Sampel abnormal umumnya diulang dengan interval yang diarahkan klinik karena pembentukan sperma membutuhkan waktu dan hasil antar-ejakulasi bervariasi.
Penyebab
Varikokel, gangguan hormon, testis tidak turun atau rusak, infeksi, sumbatan, kelainan genetik, kemoterapi, radiasi, demam, obesitas, rokok, ganja dan paparan panas atau toksin dapat berperan. Testosteron suntik, gel, pellet dan steroid anabolik dapat menekan produksi sperma secara kuat—jangan memulai atau menghentikannya tanpa dokter.
Evaluasi
Urologi-andrologi menilai riwayat kesuburan, seksual, obat, pekerjaan, testis dan varikokel. FSH dan testosteron dianjurkan terutama bila konsentrasi sangat rendah, libido turun atau tanda hormonal; LH, prolaktin, ultrasound dan tes genetik dipilih sesuai temuan. Kedua pasangan dievaluasi bersamaan karena umur serta faktor pasangan memengaruhi strategi dan waktu.
Pilihan terapi
Obati infeksi atau gangguan hormon yang terbukti, hentikan paparan yang dapat diubah, optimalkan tidur, berat, rokok dan panas tanpa menjanjikan hasil. Varicocelectomy membantu pasien terpilih dengan varikokel teraba dan semen abnormal. Suplemen antioksidan belum konsisten. Kehamilan dapat dicapai alami atau melalui IUI, IVF atau ICSI sesuai total sperma motil dan faktor pasangan.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO — semen examination manual, sixth edition, AUA/ASRM — male infertility guideline. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



