Iskemik dan noniskemik berbeda
Tipe ischemic/low-flow paling umum: corpora kaku, nyeri makin berat, sementara glans mungkin lebih lunak. Nonischemic/high-flow sering terjadi setelah trauma perineum/penis, terasa tidak terlalu nyeri dan tidak sepenuhnya kaku; biasanya tidak merusak secepat tipe iskemik tetapi tetap harus dinilai segera untuk memastikan tipe. Stuttering priapism adalah episode iskemik berulang.
Penyebab dan diagnosis
Sickle cell disease, leukemia dan kelainan darah lain; antipsychotic/antidepressant tertentu; suntikan intracavernosal; obat/zat rekreasional; serta trauma dapat memicu, tetapi banyak kasus tanpa sebab jelas. Dokter menilai durasi, nyeri, kekakuan, obat dan penyakit; cavernous blood gas dan penile Doppler membedakan aliran. Pemeriksaan tidak boleh menunda terapi bila jelas iskemik.
Terapi menyelamatkan jaringan
Acute ischemic priapism ditangani segera dengan anestesi lokal, aspirasi/irigasi darah dan phenylephrine intracavernosal sambil memantau tekanan/nadi. Bila gagal, shunt surgery atau tindakan lanjut diperlukan. Mengobati sickle cell dan memberi cairan/analgesia berjalan bersamaan tetapi tidak boleh menunda dekompresi penis. High-flow terkonfirmasi dapat diobservasi; embolization dipilih bila menetap dan diinginkan terapi.
Jangan mencoba memaksa reda
Seks atau masturbasi biasanya tidak mengatasi priapismus. Jangan memakai es/cold water—terutama pada sickle cell—menusuk penis, minum alkohol, atau memakai obat dekongestan tanpa arahan. Orang yang mendapat injection therapy harus memiliki rencana tertulis. Episode berulang yang reda sendiri tetap perlu urologi/hematologi untuk pencegahan karena dapat berkembang menjadi serangan panjang.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada American Urological Association — priapism guideline, NHS — priapism. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



