Kesehatan Mata

Keratitis

Keratitis adalah peradangan kornea, lapisan bening di depan mata. Infeksi dapat membentuk ulkus, parut, penipisan, perforasi, dan kehilangan penglihatan dalam waktu singkat. Pemakai lensa kontak dengan mata merah, nyeri, silau, atau pandangan turun perlu pemeriksaan mata pada hari yang sama.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Keratitis

Mengapa tidur memakai lensa kontak begitu berisiko

Kornea yang sehat menyerap oksigen langsung dari udara untuk metabolismenya, dan lensa kontak yang dipakai tidur menutup jalur ini selama berjam-jam, menciptakan kondisi kekurangan oksigen (hipoksia) yang melemahkan pertahanan alami kornea terhadap kuman. Kondisi ini terbukti membuat risiko infeksi kornea serius meningkat sekitar 6-8 kali lipat dibanding pemakaian lensa hanya siang hari.

Selain hipoksia, ruang lembap dan hangat di antara lensa dan kornea yang tertutup kelopak semalaman menjadi tempat ideal bakteri seperti Pseudomonas aeruginosa membentuk biofilm, lapisan pelindung komunitas bakteri yang menempel di permukaan lensa dan sulit dijangkau oleh air mata maupun sistem imun. Kombinasi kornea yang lemah pertahanannya dan bakteri yang terlindungi biofilm inilah yang menjelaskan mengapa sekitar 25-33% dari seluruh kasus ulkus kornea terkait lensa kontak secara langsung berkaitan dengan kebiasaan tidur memakai lensa — bukan sekadar soal kebersihan, melainkan kombinasi dua faktor risiko yang saling memperkuat.

Penyebab dan risiko

Bakteri, jamur setelah trauma tanaman, herpes simplex atau zoster, dan Acanthamoeba dapat menginfeksi kornea. Tidur, mandi atau berenang dengan lensa; memakai air keran atau saliva; cairan lama; kebersihan buruk; trauma; mata kering berat; penyakit kelopak; serta imunitas lemah meningkatkan risiko.

Nyeri mata dengan penglihatan turun adalah daruratCari dokter mata atau IGD hari ini bila mata sangat nyeri, merah, silau, berair, pandangan kabur, ada bercak putih pada kornea, trauma tanaman, paparan kimia, atau gejala terjadi saat memakai lensa kontak. Jangan menutup rapat mata atau memakai steroid sendiri.

Pemeriksaan

Dokter mata menilai ketajaman, pupil, kelopak, sensasi kornea, fluorescein, dan slit lamp. Kerokan atau kultur diperlukan pada ulkus besar, dalam, tidak khas, setelah trauma tanaman, atau gagal terapi. Diagnosis dari foto atau obat tetes sisa tidak cukup membedakan organisme.

Terapi spesifik

Antibiotik, antijamur, antivirus, atau terapi Acanthamoeba sangat berbeda dan kadang diberikan sering pada awal. Lensa dihentikan dan wadah dibuang setelah arahan. Steroid mata dapat memperburuk herpes, jamur, atau Acanthamoeba dan hanya digunakan dokter mata pada waktu yang tepat.

Pencegahan lensa kontak

Cuci dan keringkan tangan, gosok-bilas dengan cairan disinfeksi baru, ganti wadah, patuhi jadwal, dan jangan menambah cairan lama. Jangan gunakan air keran, tidur, berenang, atau mandi dengan lensa kecuali produk dan dokter secara khusus mengizinkan. Hentikan lensa saat mata sakit.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Eye Institute, PMC — extended contact lens wear and infection risk. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.