Beranda/Kesehatan Mata/Defisiensi Penglihatan Warna

Kesehatan Mata

Defisiensi Penglihatan Warna

Istilah “buta warna” biasanya berarti kesulitan membedakan warna tertentu, bukan melihat dunia tanpa warna. Bentuk merah-hijau yang diwariskan paling umum, sedangkan perubahan yang muncul kemudian perlu dicari penyebabnya.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Defisiensi Penglihatan Warna

Mengapa buta warna jauh lebih umum pada laki-laki

Gen yang mengkode protein penangkap warna merah dan hijau pada sel kerucut retina terletak berdampingan di kromosom X. Karena laki-laki hanya memiliki satu kromosom X, satu saja gen yang bermutasi pada kromosom tunggal itu sudah cukup untuk menyebabkan buta warna merah-hijau. Perempuan yang memiliki dua kromosom X memerlukan mutasi pada kedua salinan gen sekaligus untuk mengalami kondisi yang sama, sehingga peluangnya jauh lebih kecil — pola pewarisan X-linked resesif inilah yang menjelaskan mengapa buta warna merah-hijau jauh lebih sering ditemukan pada laki-laki dibanding perempuan.

Karena mutasi ini hanya mengubah protein pada sel kerucut penangkap warna tertentu tanpa merusak kemampuan melihat bentuk atau cahaya secara keseluruhan, kebanyakan orang dengan buta warna bawaan tidak melihat dunia dalam hitam-putih seperti anggapan umum, melainkan kesulitan membedakan corak warna tertentu (paling sering merah dan hijau) yang bagi orang lain tampak sangat berbeda. Inilah mengapa banyak anak dengan buta warna bawaan tidak menyadari kondisinya selama bertahun-tahun — otak mereka belajar beradaptasi dan menggunakan petunjuk lain (kecerahan, posisi, pola) untuk membedakan objek yang warnanya membingungkan.

Bagaimana terlihat

Seseorang dapat sulit membedakan merah dan hijau, biru dan kuning, atau tingkat kecerahan. Anak mungkin salah memilih warna, kesulitan membaca peta atau grafik berkode warna, tetapi sering beradaptasi tanpa menyadarinya.

Perubahan baru perlu diperiksaPenglihatan warna yang tiba-tiba berubah, terutama hanya pada satu mata atau disertai nyeri mata, kehilangan penglihatan, kelemahan, atau bicara pelo, membutuhkan penilaian segera.

Penyebab

Bentuk bawaan diturunkan melalui gen dan lebih sering pada laki-laki. Gangguan mata atau saraf, diabetes, stroke, cedera kepala, penyakit hati, dan obat tertentu dapat menyebabkan perubahan warna yang didapat.

Pemeriksaan

Tes Ishihara dan tes penyusunan warna dilakukan oleh tenaga mata. Tes daring dapat menjadi petunjuk tetapi dipengaruhi layar dan pencahayaan, sehingga tidak menggantikan pemeriksaan terutama untuk sekolah atau pekerjaan.

Adaptasi

Label teks, pola atau bentuk selain warna, pencahayaan baik, aplikasi pengenal warna, dan informasi kepada guru atau tempat kerja membantu. Kacamata berfilter dapat mengubah kontras untuk sebagian orang tetapi tidak menyembuhkan kelainan bawaan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, Frontiers — mechanisms of color vision deficiency. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.