Kehamilan dan Kegawatdaruratan

Solusio Plasenta

Solusio plasenta atau placental abruption terjadi ketika sebagian atau seluruh plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum bayi lahir. Kondisi ini dapat mengurangi oksigen janin dan menyebabkan perdarahan berat pada ibu, sehingga merupakan kegawatdaruratan obstetri.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 25 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Solusio Plasenta

Perdarahan dapat tersembunyi

Darah vagina, nyeri perut atau punggung mendadak, rahim keras/nyeri, kontraksi rapat, dan gerak janin berkurang adalah tanda penting. Banyaknya darah yang tampak tidak selalu mencerminkan keparahan karena darah dapat tertahan di belakang plasenta. Sebagian kasus berkembang perlahan dengan perdarahan ringan berulang atau pertumbuhan janin terganggu.

Risiko meningkat tetapi dapat terjadi tanpa faktor

Tekanan darah tinggi/preeklampsia, riwayat abruption, trauma perut, merokok, cocaine/methamphetamine, pecah ketuban dini, dan kehamilan multipel meningkatkan risiko. Aktivitas biasa atau hubungan seksual umumnya bukan penyebab. Pencegahan terbaik adalah kontrol antenatal, mengelola tekanan, dan menghindari rokok serta zat.

Perdarahan atau nyeri mendadak saat hamil adalah daruratHubungi layanan darurat/ke IGD bersalin untuk perdarahan, nyeri perut/punggung mendadak, rahim tegang, kontraksi terus, pusing/pingsan, atau gerak janin berkurang. Jangan menyetir sendiri, memasukkan apa pun ke vagina, atau menunggu darah bertambah.

Diagnosis terutama klinis

Rumah sakit menilai vital signs, nyeri/rahim, perdarahan, darah lengkap dan pembekuan, golongan/crossmatch, serta monitoring janin. Ultrasound dapat menemukan hematoma tetapi hasil normal tidak menyingkirkan abruption. Placenta previa, ruptur rahim, vasa previa, dan persalinan perlu dibedakan tanpa pemeriksaan vagina digital sebelum lokasi plasenta diketahui.

Persalinan mengikuti kestabilan ibu dan janin

Tim memasang akses IV, menyiapkan darah, mengoreksi shock/coagulopathy, dan memantau terus. Bila ibu atau janin tidak stabil, persalinan segera—sering cesarean—diperlukan; vaginal birth mungkin pada kondisi tertentu. Kasus ringan dan prematur yang stabil kadang dipantau ketat di rumah sakit dengan rencana individual.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada MedlinePlus — High blood pressure in pregnancy, ACOG — Bleeding during pregnancy. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.