Lokasi menentukan risiko
Proximal humerus sering terjadi setelah jatuh pada osteoporosis dan memengaruhi bahu. Shaft fracture dapat melukai saraf radial sehingga pergelangan atau jari sulit diluruskan. Distal humerus melibatkan siku dan sering intra-articular. Nyeri, memar, bengkak serta gerak terbatas umum; cedera berat dapat mengenai pembuluh atau menembus kulit.
Pertolongan dan pemeriksaan
Topang lengan dengan sling serta padding, beri es berlapis dan jangan meluruskan. Lepas cincin. Dokter memeriksa nadi, warna, rasa dan gerak bahu, siku, pergelangan serta jari. X-ray mencakup lokasi dan sendi; CT membantu pola kompleks dekat sendi. Nyeri lengan tanpa trauma pada kanker atau infeksi perlu menilai pathological fracture.
Terapi
Fraktur proksimal minim pergeseran sering memakai sling singkat lalu latihan; shaft stabil dapat functional brace. Operasi plate, nail, screw atau shoulder/elbow replacement dipilih menurut displacement, kualitas tulang, permukaan sendi, open injury, polytrauma dan kebutuhan fungsi. Cedera saraf radial tertutup sering pulih, tetapi harus dipantau serial.
Rehabilitasi
Immobilisasi terlalu lama menyebabkan shoulder atau elbow stiffness. Gerakkan jari dan pergelangan sejak aman, lalu latihan pendulum, rentang gerak dan penguatan sesuai union. Jangan mengangkat sebelum diizinkan. Fraktur low-energy pada dewasa perlu osteoporosis assessment, sedangkan rehab juga mengatasi keseimbangan dan risiko jatuh.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada AAOS — fractures (broken bones), AAOS — distal humerus fractures. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



