Beranda/Cedera dan Kegawatdaruratan/Patah Tulang Lengan Atas (Humerus)

Cedera Bahu, Lengan, dan Siku

Patah Tulang Lengan Atas (Humerus)

Humerus dapat patah dekat bahu, di batang lengan atau dekat siku; tiap lokasi memiliki pola saraf, operasi dan rehabilitasi berbeda. Banyak fraktur proksimal dan shaft yang selaras dapat sembuh dengan sling atau brace, sedangkan fraktur sendi, terbuka atau tidak stabil lebih sering membutuhkan operasi.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Patah Tulang Lengan Atas (Humerus)

Lokasi menentukan risiko

Proximal humerus sering terjadi setelah jatuh pada osteoporosis dan memengaruhi bahu. Shaft fracture dapat melukai saraf radial sehingga pergelangan atau jari sulit diluruskan. Distal humerus melibatkan siku dan sering intra-articular. Nyeri, memar, bengkak serta gerak terbatas umum; cedera berat dapat mengenai pembuluh atau menembus kulit.

Pertolongan dan pemeriksaan

Topang lengan dengan sling serta padding, beri es berlapis dan jangan meluruskan. Lepas cincin. Dokter memeriksa nadi, warna, rasa dan gerak bahu, siku, pergelangan serta jari. X-ray mencakup lokasi dan sendi; CT membantu pola kompleks dekat sendi. Nyeri lengan tanpa trauma pada kanker atau infeksi perlu menilai pathological fracture.

Tangan dingin atau tidak dapat meluruskan pergelangan perlu dinilai segeraKe IGD untuk luka terbuka, perdarahan, tangan pucat/biru/dingin, nadi lemah, baal progresif, wrist drop baru, deformitas atau nyeri hebat. Waspadai sesak atau nyeri dada setelah trauma energi tinggi karena cedera lain dapat menyertai.

Terapi

Fraktur proksimal minim pergeseran sering memakai sling singkat lalu latihan; shaft stabil dapat functional brace. Operasi plate, nail, screw atau shoulder/elbow replacement dipilih menurut displacement, kualitas tulang, permukaan sendi, open injury, polytrauma dan kebutuhan fungsi. Cedera saraf radial tertutup sering pulih, tetapi harus dipantau serial.

Rehabilitasi

Immobilisasi terlalu lama menyebabkan shoulder atau elbow stiffness. Gerakkan jari dan pergelangan sejak aman, lalu latihan pendulum, rentang gerak dan penguatan sesuai union. Jangan mengangkat sebelum diizinkan. Fraktur low-energy pada dewasa perlu osteoporosis assessment, sedangkan rehab juga mengatasi keseimbangan dan risiko jatuh.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada AAOS — fractures (broken bones), AAOS — distal humerus fractures. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.