Beranda/Kesehatan Mata/Retinopati Diabetik

Diabetes dan Retina

Retinopati Diabetik

Retinopati diabetik dapat berkembang tanpa nyeri atau perubahan penglihatan sampai tahap lanjut. Pemeriksaan retina berkala menemukan kebocoran, sumbatan dan pembuluh abnormal sebelum kehilangan penglihatan berat. Semua tipe diabetes, termasuk pada kehamilan, memerlukan jadwal skrining yang sesuai.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 20 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Retinopati Diabetik

Gula tinggi merusak pembuluh kecil retina

Tahap nonproliferatif menimbulkan microaneurysm, perdarahan dan kebocoran; edema makula mengaburkan penglihatan pusat. Pada tahap proliferatif, pembuluh baru rapuh dapat berdarah ke vitreous dan membentuk jaringan parut yang menarik retina. Lama diabetes, A1C, tekanan, lipid, penyakit ginjal, merokok dan kehamilan memengaruhi risiko.

Jangan menunggu gejala untuk skrining

Pemeriksaan komprehensif dengan pupil dilebarkan, foto retina dan OCT mendeteksi penyakit serta edema; angiography dipakai pada kasus tertentu. Jadwal dimulai menurut tipe diabetes, usia dan kehamilan lalu disesuaikan hasil—sering setidaknya tahunan, lebih sering bila ada kelainan. Foto screening bukan pengganti evaluasi lengkap bila hasil tidak dapat dinilai atau gejala muncul.

Floaters mendadak atau tirai gelap perlu pemeriksaan hari ituCari layanan mata darurat untuk banyak bintik/serabut baru, kilatan, bayangan seperti tirai, penurunan penglihatan mendadak, nyeri atau mata merah berat. Ini dapat berarti perdarahan vitreous, retinal detachment atau neovascular glaucoma.

Kontrol faktor tubuh melindungi mata

Target gula, tekanan darah dan lipid yang dipersonalisasi, obat teratur, aktivitas, nutrisi dan berhenti merokok menurunkan risiko progresi. Perbaikan gula yang sangat cepat kadang sementara memperburuk retina pada penyakit lanjut, sehingga koordinasikan perubahan intensif dengan tim diabetes/mata. Kehamilan membutuhkan pemeriksaan dini dan follow-up lebih sering.

Terapi mencegah kehilangan lebih lanjut

Suntikan anti-VEGF adalah terapi utama banyak kasus edema makula dan dapat menangani proliferasi; memerlukan jadwal follow-up. Laser panretinal mengurangi risiko komplikasi pembuluh baru, sedangkan vitrectomy menangani perdarahan tidak bersih atau tarikan retina. Terapi tidak selalu mengembalikan penglihatan yang sudah hilang, sehingga deteksi awal penting.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Eye Institute — diabetic retinopathy, National Eye Institute — laser treatment for diabetic retinopathy. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.