Beranda/Kesehatan Mata/Astigmatisme (Silinder)

Mata

Astigmatisme (Silinder)

Astigmatisme adalah kelainan refraksi ketika bentuk kornea atau lensa membuat cahaya tidak terfokus merata. Penglihatan dapat buram atau terdistorsi pada jarak dekat maupun jauh dan sering terjadi bersama rabun jauh atau dekat.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Astigmatisme (Silinder)

Mengapa cahaya tidak pernah fokus di satu titik

Pada mata normal, kornea melengkung merata ke segala arah seperti permukaan bola, sehingga cahaya yang masuk dibelokkan secara seragam menuju satu titik fokus tunggal di retina. Pada astigmatisme, kornea atau lensa melengkung tidak merata — lebih melengkung di satu arah dibanding arah lainnya, menyerupai permukaan bola rugby dibanding bola tenis — sehingga cahaya yang masuk dibelokkan secara berbeda tergantung arahnya dan jatuh pada dua titik fokus berbeda alih-alih satu.

Karena bayangan dari kedua arah fokus yang berbeda ini saling tumpang tindih di retina, otak menerima gambar yang kabur atau terdistorsi pada hampir semua jarak, baik dekat maupun jauh — berbeda dari rabun jauh atau rabun dekat murni yang hanya mengaburkan satu jarak tertentu. Inilah mengapa astigmatisme sering muncul bersamaan dengan rabun jauh atau dekat: keduanya adalah masalah kelengkungan mata yang berbeda dimensi, dan koreksi kacamata untuk astigmatisme perlu memperhitungkan arah kelengkungan yang tidak merata ini, bukan sekadar kekuatan lensa tunggal seperti pada rabun biasa.

Gejala

Pandangan kabur, menyipitkan mata, sakit kepala, mata lelah, dan sulit melihat malam hari dapat terjadi. Astigmatisme ringan mungkin tidak terasa. Anak sering tidak menyadari penglihatannya berbeda sehingga skrining dan pemeriksaan saat kesulitan belajar atau sering menyipit penting.

Penurunan mendadak bukan silinder biasaCari pertolongan segera bila penglihatan tiba-tiba turun, muncul kilatan atau tirai gelap, mata merah dan nyeri, silau berat, cedera kimia, atau sakit kepala hebat dengan gejala saraf.

Penyebab dan mitos

Bentuk kornea atau lensa berbeda dari rata-rata dan dapat ada sejak lahir atau berkembang kemudian. Membaca dalam cahaya redup atau duduk dekat televisi tidak menyebabkan astigmatisme. Perubahan cepat atau tidak teratur dapat berkaitan dengan keratokonus, cedera, atau operasi.

Pemeriksaan

Pemeriksaan ketajaman, refraksi, kelengkungan dan kesehatan mata menentukan besarnya silinder serta menyingkirkan penyakit lain. Resep kacamata tidak dapat ditentukan hanya dari keluhan atau pemeriksaan daring.

Pilihan koreksi

Kacamata adalah pilihan sederhana; lensa kontak torik membutuhkan pemasangan dan kebersihan yang tepat. Bedah refraktif hanya untuk kandidat terpilih setelah kornea stabil dan sehat. Koreksi pada anak penting untuk mencegah ambliopia bila satu mata melihat lebih buruk.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Eye Institute, StatPearls — Astigmatism. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.