Kerusakan berat memicu penyusutan
Trauma tembus/tumpul, operasi berulang, endophthalmitis, uveitis kronis, retinal detachment lama, glaucoma/vascular disease, radiotherapy dan tumor dapat berakhir dengan hypotony serta fibrosis. Kornea keruh, bentuk mata kecil/tidak rata, cataract, calcification dan iritasi mungkin terlihat. Ini bukan sekadar mata malas dan tidak menular.
Perubahan baru tetap harus diperiksa
Ophthalmologist menilai riwayat, slit-lamp, tekanan dan struktur yang masih terlihat. B-scan ultrasound, CT/MRI atau examination under anesthesia dipakai bila bagian dalam tertutup, terutama untuk menyingkirkan retained foreign body, infection atau malignancy. Mata phthisical yang lama stabil tetapi menjadi nyeri, membesar, berdarah atau menonjol tidak boleh diasumsikan perubahan biasa.
Tujuan terapi adalah kenyamanan
Lubricant, topical steroid dan cycloplegic terpilih dapat meredakan permukaan serta inflamasi; obat tekanan atau prosedur lain disesuaikan penyebab nyeri. Scleral shell/prosthesis dapat dipasang di atas mata yang tenang untuk simetri, setelah socket specialist memastikan aman. Bila nyeri tak terkendali atau penampilan sangat mengganggu, evisceration atau enucleation dibahas; jaringan sering diperiksa pathology.
Rehabilitasi melampaui operasi
Ocularist menyesuaikan prosthesis dan jadwal pembersihan/polish; dukungan psikologis penting karena kehilangan mata memengaruhi identitas. Low-vision rehabilitation, orientasi dan bantuan kerja meningkatkan fungsi. Mata sebelah harus memakai kacamata polycarbonate saat aktivitas dan menjalani kontrol rutin. Penyakit penyebab pada mata sehat perlu dicegah atau ditangani dini.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada PubMed — phthisis bulbi clinicopathological review, NCBI MedGen — phthisis bulbi. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



