Beranda/Kesehatan Mata/Miopi (Rabun Jauh)

Kesehatan Mata

Miopi (Rabun Jauh)

Miopi atau rabun jauh adalah kelainan refraksi ketika objek jauh tampak kabur karena cahaya fokus di depan retina. Kondisi sering mulai usia sekolah dan dapat bertambah selama pertumbuhan. Kacamata tidak membuat mata makin malas; koreksi yang tepat membantu penglihatan, belajar, keselamatan, dan mengurangi mata tegang.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Miopi (Rabun Jauh)

Tanda pada anak

Anak dapat menyipit, duduk dekat layar atau papan, memegang buku dekat, mengeluh sakit kepala, atau prestasi turun tanpa menyadari kabur. Riwayat keluarga meningkatkan risiko. Pemeriksaan komprehensif mengukur penglihatan tiap mata, refraksi—sering setelah tetes cycloplegic pada anak—alignment, dan kesehatan retina, bukan hanya membeli kacamata dari angka mesin.

Koreksi penglihatan

Kacamata adalah pilihan paling aman; lensa kontak memerlukan kebersihan ketat dan tidak boleh dipakai tidur atau terkena air. Operasi LASIK, PRK, atau lensa implan hanya untuk dewasa dengan ukuran stabil dan kornea serta retina sesuai. Operasi mengurangi ketergantungan kacamata tetapi tidak menghapus risiko retina dari bola mata yang panjang.

Kilatan, floaters baru, atau tirai gelap adalah darurat retinaCari pemeriksaan mata segera bila muncul kilatan cahaya, banyak bintik melayang baru, bayangan seperti tirai, penglihatan mendadak turun, mata nyeri-merah, atau trauma. Penglihatan anak yang berubah cepat, juling baru, atau pupil putih juga perlu evaluasi tanpa menunggu.

Kontrol progresi pada anak

Lebih banyak waktu di luar membantu menurunkan kemungkinan onset miopi. Pada anak yang sudah miopi dan memburuk, dokter mata dapat menawarkan atropine dosis rendah, lensa kontak multifokal atau orthokeratology, atau kacamata desain khusus sesuai ketersediaan. Manfaat, efek samping, kepatuhan, dan risiko infeksi harus dibandingkan; kontrol berkala tetap wajib.

High myopia perlu pemantauan

Miopi tinggi meningkatkan risiko ablasi retina, myopic macular degeneration, glaukoma, dan katarak. Pemeriksaan retina dengan pupil dilebarkan membantu mendeteksi masalah. Batasi aktivitas dekat dengan jeda dan pencahayaan baik, tetapi membaca atau layar bukan alasan menyalahkan anak; faktor genetik dan pertumbuhan mata juga kuat.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Eye Institute — myopia. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.