Beranda/Kesehatan Mata/Katarak pada Lansia

Kesehatan Mata

Katarak pada Lansia

Katarak adalah kekeruhan lensa mata yang sangat umum seiring usia. Katarak berkembang perlahan, tidak menular antar mata, dan hanya dihilangkan dengan operasi; obat tetes, suplemen, atau pijat tidak dapat membersihkan lensa yang sudah keruh.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Katarak pada Lansia

Mengapa lensa mata mengeruh dan tidak bisa dibersihkan dengan obat

Lensa mata tersusun dari protein khusus (kristalin) yang disusun sangat rapi agar tembus cahaya sempurna sejak lahir. Seiring waktu, paparan sinar UV dan proses oksidasi bertahun-tahun menyebabkan protein-protein ini mengalami perubahan kimia (oksidasi, deamidasi, pembentukan ikatan sulfida baru) yang membuatnya berubah bentuk dan mulai saling menggumpal menjadi gumpalan protein besar. Gumpalan protein inilah yang menghamburkan cahaya alih-alih meneruskannya secara jernih, sama seperti putih telur yang berubah dari bening menjadi keruh ketika protein di dalamnya berubah bentuk akibat panas.

Karena kekeruhan berasal dari perubahan struktur protein yang sudah terjadi secara permanen, bukan dari kotoran atau zat yang bisa dilarutkan, tidak ada obat tetes, suplemen, atau terapi non-bedah yang dapat mengembalikan protein yang sudah menggumpal ke bentuk aslinya — satu-satunya cara mengembalikan penglihatan jernih adalah mengangkat lensa yang sudah keruh secara fisik lewat operasi dan menggantinya dengan lensa buatan. Memahami mekanisme ini menjelaskan mengapa klaim obat tetes atau suplemen yang bisa "membersihkan" katarak tidak memiliki dasar biologis yang masuk akal.

Gejala

Penglihatan kabur atau berkabut, warna pudar, silau, halo lampu, sulit melihat malam, resep kacamata sering berubah, dan penglihatan ganda satu mata dapat terjadi. Penurunan mendadak, nyeri, atau mata merah bukan pola katarak biasa.

Nyeri atau penglihatan turun setelah operasi perlu segera diperiksaHubungi dokter atau IGD mata bila nyeri berat, kemerahan meningkat, penglihatan memburuk mendadak, kilatan atau banyak floaters, tirai gelap, mual dengan sakit mata, atau keluar nanah.

Pemeriksaan

Tes ketajaman, slit lamp, tekanan mata, dan dilatasi menilai lensa, saraf optik, makula, serta retina. Diabetes, steroid, cedera, operasi mata, merokok, dan sinar UV mempercepat risiko. Potensi penglihatan setelah operasi bergantung penyakit mata lain.

Kapan operasi

Awal dapat dibantu pencahayaan, kacamata, dan menghindari silau. Operasi dipertimbangkan saat aktivitas, berkendara, membaca, kerja, atau pemeriksaan retina terganggu—tidak perlu menunggu katarak matang. Lensa keruh diangkat dan diganti lensa intraokular dengan target fokus yang didiskusikan.

Setelah operasi

Gunakan tetes dan pelindung sesuai instruksi, hindari menggosok, air kotor, angkat berat, dan aktivitas terbatas sementara. Kekeruhan kapsul belakang berbulan atau bertahun kemudian dapat ditangani laser YAG. Kacamata mungkin masih diperlukan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada National Eye Institute, PMC — dynamic disulfide exchange promotes cataract-associated aggregation. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.