Beranda/Kesehatan Mata/Kalazion (Benjolan Kelopak Mata)

Kesehatan Mata

Kalazion (Benjolan Kelopak Mata)

Kalazion adalah benjolan akibat sumbatan dan peradangan kelenjar minyak kelopak, biasanya tidak terlalu nyeri setelah fase awal. Bintitan atau hordeolum lebih akut, merah, nyeri, dan berhubungan dengan infeksi di tepi atau bagian dalam kelopak.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Kalazion (Benjolan Kelopak Mata)

Mengapa kalazion berbeda dari infeksi meski tampak serupa

Kalazion terjadi ketika kelenjar minyak kelopak mata (meibom) tersumbat dan sekresi lemaknya tidak bisa keluar, sehingga lemak yang tertahan bocor ke jaringan sekitar kelenjar. Berbeda dari bintitan, kebocoran lemak ini tidak selalu melibatkan bakteri — tubuh justru meresponsnya sebagai benda asing dan mengirim sel imun (termasuk sel raksasa berinti banyak) untuk mengelilingi dan mencoba "membersihkan" lemak yang bocor tersebut, membentuk reaksi radang non-infeksi yang disebut lipogranuloma.

Karena mekanismenya adalah reaksi terhadap benda asing (lemak), bukan infeksi bakteri aktif seperti bintitan, kalazion biasanya jauh kurang nyeri dan tidak merespons terhadap antibiotik yang menyasar bakteri — menjelaskan mengapa pengobatan berfokus pada kompres hangat untuk melunakkan dan mengeluarkan sumbatan, bukan pada antibiotik. Namun karena benjolan yang sama bisa saja terinfeksi sekunder bila bakteri kemudian ikut masuk, kalazion yang tiba-tiba menjadi nyeri dan merah setelah sebelumnya tenang perlu dinilai ulang sebagai kemungkinan infeksi baru di atas peradangan yang sudah ada.

Perawatan di rumah

Tempelkan kain bersih hangat, bukan panas, selama 10–15 menit sebanyak 3–5 kali sehari, lalu pijat lembut ke arah tepi kelopak dengan tangan bersih. Hentikan lensa kontak dan riasan sementara. Jangan memencet, menusuk, atau mengoleskan bahan iritatif.

Nyeri mata atau penglihatan turun bukan kalazion sederhanaKe IGD mata bila penglihatan menurun, mata sulit digerakkan, nyeri saat bergerak, mata menonjol, demam, bengkak menyebar cepat, sakit kepala berat, atau kelopak begitu bengkak hingga mata tidak dapat dibuka.

Obat tidak selalu diperlukan

Kalazion bukan infeksi aktif sehingga antibiotik biasanya tidak membantu. Tetes antibiotik dipakai bila ada blefaritis atau infeksi sesuai pemeriksaan. Salep steroid atau kombinasi tidak digunakan sendiri karena dapat menaikkan tekanan mata, memperburuk infeksi, dan menutupi diagnosis.

Kapan ke dokter mata

Benjolan besar, mengganggu penglihatan, bertahan berminggu-minggu, atau sering kambuh dapat ditangani dengan suntikan steroid atau insisi dan kuretase oleh dokter mata. Lesi berulang di tempat sama, bulu mata rontok, berdarah, atau bentuk tidak khas dapat memerlukan biopsi.

Cegah kekambuhan

Kebersihan tepi kelopak dan terapi blefaritis atau disfungsi kelenjar meibom membantu. Rosacea dan penyakit kulit lain dapat meningkatkan kekambuhan. Jangan berbagi kosmetik mata dan ganti produk lama yang mungkin terkontaminasi.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada American Academy of Ophthalmology, Medscape — chalazion pathophysiology. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.