Beranda/Kesehatan Umum/Splenomegali

Kesehatan Limpa

Splenomegali

Splenomegali berarti limpa lebih besar dari normal. Kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala dan penyebabnya perlu dicari, bukan hanya ukuran limpanya yang ditangani.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Splenomegali

Mengapa limpa yang membesar bisa menyebabkan mudah memar dan mudah pecah sekaligus

Limpa normalnya berfungsi seperti stasiun penyaring darah, menahan sementara sebagian sel darah yang beredar—biasanya sekitar 30% trombosit tubuh disimpan di limpa pada waktu tertentu. Ketika limpa membesar akibat penyakit yang mendasarinya, kapasitas penyimpanan ini justru meningkat drastis, dan pada kasus berat dapat menahan hingga 80-90% trombosit tubuh di dalam limpa saja—menjelaskan mengapa splenomegali berat dapat menyebabkan trombosit, sel darah merah, atau sel darah putih dalam sirkulasi tampak rendah pada hasil tes darah meski sumsum tulang tetap memproduksinya dengan normal, kondisi yang disebut hipersplenisme.

Selain menahan lebih banyak sel darah, limpa yang membesar juga memiliki lebih banyak sel pemakan (makrofag) yang bekerja lebih aktif menghancurkan sel darah yang lewat, mempercepat kerusakan sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih sehingga masa hidupnya memendek. Di sisi lain, jaringan limpa yang membesar juga menjadi lebih rentan secara struktural terhadap benturan—inilah sebabnya ruptur limpa dianggap komplikasi paling ditakuti dari splenomegali, karena bisa terjadi bahkan akibat benturan ringan yang normalnya tidak berbahaya, menjelaskan mengapa aktivitas kontak fisik harus benar-benar dihindari sampai dokter menyatakan aman.

Apa itu splenomegali?

Limpa berada di kiri atas perut dan membantu menyaring darah serta mendukung sistem kekebalan. Pembesaran dapat terjadi karena infeksi, penyakit hati, gangguan darah, kanker tertentu, atau penyakit peradangan.

Segera cari pertolonganNyeri hebat di kiri atas perut—terutama setelah benturan—pusing, pingsan, napas cepat, atau pucat dapat menandakan perdarahan dan membutuhkan pertolongan segera.

Gejala yang mungkin muncul

Sebagian orang tidak merasakan apa pun. Keluhan dapat berupa rasa penuh atau nyeri di kiri atas perut, cepat kenyang, lelah, sering mengalami infeksi, mudah berdarah, atau tanda anemia.

Bagaimana penyebabnya diperiksa?

Dokter dapat menemukan pembesaran saat pemeriksaan fisik. Pemeriksaan darah, fungsi hati, ultrasonografi, CT scan, atau tes lain dipilih sesuai gejala dan dugaan penyebab.

Perawatan dan aktivitas

Pengobatan ditujukan pada penyebabnya. Limpa yang membesar lebih mudah cedera, sehingga aktivitas kontak atau benturan perlu dihindari sampai dokter menyatakan aman.

Mencari bantuan di IndonesiaMulailah dari dokter umum atau FKTP JKN. Pemeriksaan lanjutan dapat dirujuk ke penyakit dalam atau spesialis terkait sesuai dugaan penyebab.
Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada MedlinePlus, StatPearls — Splenomegaly. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.