Tumbuh karena pulpa masih vital
Karies atau patah membuka ruang pulpa; iritasi bakteri dan mekanis kronis memicu jaringan tumbuh keluar ketika ruang terbuka lebar. Kondisi lebih sering pada gigi geraham muda dengan suplai darah baik. Benjolan bukan “daging liar” yang aman dipotong sendiri. Gingival polyp, pyogenic granuloma atau lesi lain dapat tampak serupa dan perlu dibedakan.
Diagnosis menilai apakah gigi dapat diselamatkan
Dokter gigi memeriksa sumber jaringan, kedalaman karies, retak, periodontal support dan restorability; X-ray menilai akar, perkembangan ujung akar dan tulang. Tes sensibility/percussion membantu status pulpa, walau respons dapat bervariasi. Biopsy dipertimbangkan bila tampilan tidak khas atau asal jaringan tidak jelas. Hilangnya nyeri tidak berarti infeksi selesai.
Terapi definitif menghilangkan sumber infeksi
Pada gigi muda terpilih, pulpotomy/vital pulp therapy dapat mempertahankan jaringan akar; kasus lain memerlukan root canal lalu restorasi/crown. Gigi yang tak dapat direstorasi perlu extraction dengan rencana ruang/penggantian sesuai usia. Antibiotik tidak menyembuhkan pulpitis lokal dan biasanya hanya dipakai bila ada demam, malaise atau infeksi menyebar. Jangan menaruh aspirin, bahan kaustik atau herbal pada pulpa.
Cegah kerusakan berikutnya
Sikat dua kali sehari dengan fluoride toothpaste, bersihkan sela, batasi frekuensi gula, dan lakukan pemeriksaan gigi rutin. Sealant atau fluoride profesional dipertimbangkan menurut risiko. Setelah perawatan, nyeri menetap, tambalan lepas atau gigi retak harus segera diperiksa agar kontaminasi tidak kembali.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NCBI MedGen — chronic hyperplastic pulpitis, American Dental Association — antibiotics for dental pain and swelling, American Association of Endodontists — root canal treatment. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



