Beranda/Gigi dan Mulut/Batu Kelenjar Air Liur

Mulut & Tenggorokan

Batu Kelenjar Air Liur

Batu kelenjar air liur adalah endapan keras di saluran pengalir air liur, paling sering di bawah lidah. Sumbatan menyebabkan nyeri atau bengkak yang memburuk saat makan ketika produksi air liur meningkat.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Batu Kelenjar Air Liur

Mengapa nyeri selalu muncul tepat saat makan

Kelenjar air liur secara normal meningkatkan produksinya secara drastis begitu seseorang mulai makan, sebagai respons otomatis tubuh untuk membantu mengunyah dan mencerna. Ketika saluran pengalir air liur tersumbat oleh batu, lonjakan produksi ini tidak dapat mengalir keluar seperti biasa dan justru terperangkap di belakang sumbatan, menciptakan tekanan yang membengkakkan kelenjar dan memicu nyeri tumpul yang khas — pola yang begitu dapat diprediksi sehingga punya nama klinis tersendiri (sindrom waktu makan), karena nyeri memuncak tepat sebelum dan selama makan, lalu mereda perlahan begitu makan selesai dan produksi air liur kembali normal.

Selain menyebabkan nyeri, air liur yang terjebak di belakang sumbatan juga kehilangan fungsi alaminya membersihkan bakteri dan sisa partikel dari saluran, menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri dan meningkatkan risiko infeksi pada kelenjar yang tersumbat. Memahami pola nyeri yang terkait waktu makan ini membantu membedakan batu kelenjar air liur dari penyebab nyeri wajah atau rahang lain yang tidak memiliki hubungan sejelas ini dengan aktivitas makan.

Gejala

Nyeri tumpul dan bengkak yang datang-pergi, terutama saat makan, dapat terjadi. Bila saluran tersumbat penuh, nyeri bisa kuat selama satu hingga dua jam. Kemerahan, nanah, demam, atau rasa tidak enak dapat menandakan infeksi.

Cari bantuan segeraSulit bernapas atau menelan, bengkak cepat pada leher atau dasar mulut, demam tinggi, menggigil, air liur terus keluar, atau kondisi sangat lemas membutuhkan pertolongan segera.

Yang aman dicoba

Minum cukup, pijat area dengan lembut, dan rangsang air liur dengan permen atau permen karet bebas gula bila aman. Gunakan pereda nyeri yang sesuai kondisi Anda.

Jangan menggunakan benda tajam

Jangan menusuk, memotong, atau mengorek batu dengan jarum, pinset, maupun kawat karena dapat melukai saluran dan menyebarkan infeksi.

Pengobatan medis

Batu kecil kadang keluar sendiri atau dapat dikeluarkan dengan alat tumpul oleh tenaga kesehatan. Batu yang sulit dapat memerlukan sialendoskopi atau tindakan lain; infeksi dan sumbatan berulang perlu dievaluasi.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS, StatPearls — Sialolithiasis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.