Kesehatan Anak

Campak pada Anak

Campak adalah infeksi virus yang sangat menular melalui udara. Penyakit ini bukan sekadar ruam dan dapat menyebabkan pneumonia, dehidrasi, radang otak, kebutaan, atau kematian.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 6 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Campak pada Anak

Mengapa campak jauh lebih berbahaya dari sekadar ruam

Campak adalah salah satu virus paling menular yang diketahui: angka reproduksi dasarnya (R0) diperkirakan 12–18, artinya satu orang terinfeksi berpotensi menularkan ke 12–18 orang lain yang belum kebal dalam populasi rentan—dalam ruangan berisi orang yang belum divaksin, sekitar 90% akan tertular. Bandingkan ini dengan flu biasa yang R0-nya sekitar 1–2.

Yang membuat campak jauh lebih berbahaya dari sekadar ruam adalah fenomena 'amnesia imun': virus ini menghancurkan sel B memori—sel yang menyimpan 'ingatan' sistem imun terhadap infeksi yang pernah dilawan tubuh sebelumnya. Penelitian menemukan hingga 70% cadangan antibodi terhadap penyakit lain dapat hilang setelah infeksi campak, dan efek amnesia imun ini dapat bertahan hingga satu tahun—selama periode itu, anak menjadi jauh lebih rentan terhadap infeksi lain yang sebelumnya sudah pernah dilawan tubuhnya, bahkan setelah gejala campak itu sendiri sembuh total. Inilah salah satu alasan campak masih menyebabkan sekitar 110.000 kematian per tahun secara global, sebagian besar pada balita, dan mengapa vaksinasi campak juga secara tidak langsung melindungi dari penyakit-penyakit lain.

Gejala dan perjalanan penyakit

Gejala biasanya dimulai dengan demam, pilek, batuk, mata merah dan berair, serta bercak putih kecil di mulut. Ruam biasanya muncul beberapa hari kemudian dari wajah dan leher lalu menyebar ke tubuh.

Tanda bahayaSegera cari bantuan untuk sulit bernapas, kebiruan, sangat lemas atau sulit dibangunkan, kejang, tidak mampu minum, tanda dehidrasi, nyeri kepala berat, atau kondisi yang memburuk.

Apa yang harus dilakukan bila dicurigai?

Hubungi fasilitas kesehatan sebelum datang agar mereka dapat mencegah penularan kepada pasien lain. Jauhkan anak dari sekolah, penitipan, bayi, ibu hamil, dan orang dengan kekebalan lemah sampai mendapat arahan.

Perawatan

Tidak ada antibiotik untuk membunuh virus campak. Perawatan berfokus pada cairan, nutrisi, pengendalian demam yang aman, dan penanganan komplikasi. Vitamin A dapat direkomendasikan tenaga kesehatan; dosis berlebihan dapat berbahaya.

Pencegahan

Imunisasi adalah perlindungan utama. Periksa status imunisasi anak dan tanyakan langkah setelah pajanan kepada puskesmas atau dokter, terutama bila ada wabah atau kontak erat.

Mencari bantuan di IndonesiaLaporkan kecurigaan campak kepada puskesmas atau fasilitas kesehatan. Gunakan masker yang sesuai usia dan hindari ruang tunggu umum sampai menerima petunjuk.
Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada World Health Organization, Measles and Immune Amnesia (ASM.org), Measles 2025 (New England Journal of Medicine). Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.