Seberapa umum, dan apa yang berbeda pada otak dengan ADHD
ADHD memengaruhi diperkirakan 7,2% anak di seluruh dunia berdasarkan meta-analisis 175 penelitian, meski angka pada studi tertentu bervariasi luas (1,3–21,8%) tergantung metode diagnosis yang dipakai. ADHD melibatkan perbedaan nyata pada fungsi otak, khususnya korteks prefrontal—bagian otak yang mengatur perencanaan, pengendalian impuls, dan perhatian—yang pada ADHD menunjukkan aktivasi lebih rendah dan bergantung pada kadar dopamin serta norepinefrin yang tepat untuk berfungsi optimal.
Ini menjelaskan mengapa obat stimulan (seperti methylphenidate) justru efektif meredakan gejala meskipun namanya 'stimulan': pada dosis rendah yang dipakai untuk ADHD, obat ini menaikkan kadar dopamin dan norepinefrin secara halus di korteks prefrontal, mengembalikan keseimbangan yang dibutuhkan area itu untuk mengatur perhatian dan perilaku—bukan membuat anak 'lebih bertenaga' seperti kesan awam tentang stimulan.
Pola gejala
Kesulitan mempertahankan perhatian, mengatur tugas, mengikuti instruksi, menunggu giliran, mengendalikan impuls, atau duduk saat diharapkan dapat terjadi. Gejala harus berlangsung setidaknya enam bulan, mulai sebelum usia 12 tahun, dan terlihat di lebih dari satu situasi.
Diagnosis bukan satu tes
Tenaga terlatih mengumpulkan informasi dari anak, orang tua, guru, dan pengasuh, memakai skala penilaian, serta memeriksa fungsi belajar dan sosial. Tidur buruk, gangguan belajar, kecemasan, depresi, autisme, masalah pendengaran, dan kondisi lain perlu dinilai.
Dukungan perilaku dan sekolah
Pelatihan orang tua, arahan singkat dan jelas, rutinitas, pemecahan tugas menjadi langkah kecil, penguatan positif, jeda gerak, serta dukungan kelas membantu. Untuk anak prasekolah, pelatihan orang tua dan intervensi perilaku adalah langkah pertama.
Obat dan pemantauan
Pada anak usia sekolah, obat dapat dikombinasikan dengan terapi perilaku dan dukungan pendidikan. Data klinis menunjukkan sekitar 90% anak dengan ADHD merespons setidaknya satu dari dua golongan stimulan utama (methylphenidate atau amphetamine); bila satu golongan kurang efektif atau menimbulkan efek samping mengganggu, dokter sering beralih ke golongan lain sebelum menyimpulkan stimulan tidak cocok. Dokter menyesuaikan pilihan dan dosis sambil memantau manfaat, nafsu makan, pertumbuhan, tidur, tekanan darah, denyut, suasana hati, dan efek samping.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC: Diagnosis, CDC: Treatment, Functional Roles of Norepinephrine and Dopamine in ADHD (Medscape), General Prevalence of ADHD (CHADD). Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



