Risiko ditentukan sebelum nutrisi dimulai
Risiko tinggi meliputi BMI sangat rendah, penurunan berat besar, hampir tidak makan lebih dari 5–10 hari, elektrolit rendah, alcohol use disorder, anorexia nervosa, kanker, malabsorpsi, bariatric surgery, prolonged vomiting atau obat tertentu. Berat normal tidak menyingkirkan bila kehilangan cepat atau asupan lama buruk. Anak dan pasien kritis memakai kriteria/protokol khusus.
Fosfat rendah adalah tanda penting, bukan satu-satunya
Dalam beberapa hari awal refeeding dapat muncul lemah, bingung, kejang, kesemutan, gangguan irama, gagal jantung, sesak, edema, tekanan berubah atau kerusakan sel darah. Fosfat, kalium, magnesium, glucose dan cairan dipantau, tetapi kadar awal normal tidak menjamin aman karena pergeseran terjadi setelah feeding.
Mulai terukur dan naikkan bertahap
Tim menghitung kebutuhan dan pada risiko tinggi memulai energi lebih rendah lalu menaikkan selama beberapa hari berdasarkan klinis/lab. Thiamine serta vitamin diberikan sebelum dan selama refeeding, elektrolit diganti, volume cairan dipulihkan hati-hati dan ritme jantung dipantau pada kasus ekstrem. Oral, tube feed, IV nutrition dan bahkan glucose IV semuanya dapat memicu.
Jangan menunda nutrisi tanpa rencana
Takut refeeding tidak boleh menyebabkan underfeeding berkepanjangan. Tujuannya memberi nutrisi cukup seaman mungkin melalui protokol dan tim dietitian/medis. Orang dengan eating disorder perlu pendekatan nonmenghakimi dan monitoring medis; keluarga tidak sebaiknya membuat jadwal kalori atau suplemen elektrolit sendiri karena replacement berlebihan juga berbahaya.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NICE — nutrition support and refeeding risk, NICE — eating disorders and refeeding. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



