Beranda/Kesehatan Umum/Refeeding Syndrome

Malnutrisi dan Dukungan Nutrisi

Refeeding Syndrome

Refeeding syndrome dapat terjadi ketika karbohidrat dan kalori diberikan kembali setelah tubuh lama kekurangan nutrisi. Lonjakan insulin memindahkan fosfat, kalium dan magnesium ke dalam sel serta menahan garam/cairan, sehingga jantung, napas, saraf dan darah dapat terganggu. Pencegahannya membutuhkan tim medis, bukan sekadar makan sedikit sendiri.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 20 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Refeeding Syndrome

Risiko ditentukan sebelum nutrisi dimulai

Risiko tinggi meliputi BMI sangat rendah, penurunan berat besar, hampir tidak makan lebih dari 5–10 hari, elektrolit rendah, alcohol use disorder, anorexia nervosa, kanker, malabsorpsi, bariatric surgery, prolonged vomiting atau obat tertentu. Berat normal tidak menyingkirkan bila kehilangan cepat atau asupan lama buruk. Anak dan pasien kritis memakai kriteria/protokol khusus.

Fosfat rendah adalah tanda penting, bukan satu-satunya

Dalam beberapa hari awal refeeding dapat muncul lemah, bingung, kejang, kesemutan, gangguan irama, gagal jantung, sesak, edema, tekanan berubah atau kerusakan sel darah. Fosfat, kalium, magnesium, glucose dan cairan dipantau, tetapi kadar awal normal tidak menjamin aman karena pergeseran terjadi setelah feeding.

Gejala setelah mulai makan kembali dapat menjadi daruratKe IGD untuk sesak, nyeri dada, berdebar/pingsan, kebingungan, kejang, kelemahan berat, bengkak cepat atau urine berkurang setelah periode asupan sangat rendah. Orang berisiko tinggi sebaiknya dinilai sebelum meningkatkan makan atau memulai supplement shake.

Mulai terukur dan naikkan bertahap

Tim menghitung kebutuhan dan pada risiko tinggi memulai energi lebih rendah lalu menaikkan selama beberapa hari berdasarkan klinis/lab. Thiamine serta vitamin diberikan sebelum dan selama refeeding, elektrolit diganti, volume cairan dipulihkan hati-hati dan ritme jantung dipantau pada kasus ekstrem. Oral, tube feed, IV nutrition dan bahkan glucose IV semuanya dapat memicu.

Jangan menunda nutrisi tanpa rencana

Takut refeeding tidak boleh menyebabkan underfeeding berkepanjangan. Tujuannya memberi nutrisi cukup seaman mungkin melalui protokol dan tim dietitian/medis. Orang dengan eating disorder perlu pendekatan nonmenghakimi dan monitoring medis; keluarga tidak sebaiknya membuat jadwal kalori atau suplemen elektrolit sendiri karena replacement berlebihan juga berbahaya.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NICE — nutrition support and refeeding risk, NICE — eating disorders and refeeding. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.