Beranda/Saraf dan Otak/Herniasi Otak

Otak dan Saraf

Herniasi Otak

Herniasi otak adalah pergeseran jaringan otak melewati sekat kaku di dalam tengkorak akibat tekanan berbahaya. Kondisi ini menekan batang otak dan pembuluh darah, dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat, dan tidak dapat ditangani di rumah.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Herniasi Otak

Penyebab

Perdarahan otak, stroke besar, cedera kepala, tumor, abses, meningitis atau ensefalitis, hidrosefalus, dan edema dapat menaikkan tekanan. Herniasi bukan hernia dinding tubuh dan istilah radiologi ini menunjukkan komplikasi, bukan penyebab awal.

Tanda memburuk

Sakit kepala berat, muntah, mengantuk, kebingungan, pupil tidak sama atau tidak bereaksi, kelemahan satu sisi, kejang, postur kaku, napas tidak teratur, tekanan darah meningkat dengan nadi lambat, dan koma dapat muncul.

Hubungi layanan darurat sekarangPenurunan kesadaran, pupil berbeda, kejang baru, kelemahan mendadak, muntah berulang, sakit kepala terburuk, atau perubahan napas setelah cedera maupun penyakit otak memerlukan ambulans dan IGD segera. Jangan memberi makan atau minum.

Diagnosis darurat

Tim menstabilkan jalan napas, napas, dan sirkulasi sambil melakukan CT kepala segera. Bila massa atau tekanan tinggi sangat dicurigai, terapi penyelamat tidak selalu menunggu semua hasil; pemeriksaan pungsi lumbal dapat berbahaya pada massa tertentu.

Penanganan

Kepala diposisikan, oksigen dan ventilasi diatur, obat hiperosmolar diberikan, kejang dan suhu dikendalikan, cairan otak dapat didrainase, dan bedah saraf mengangkat bekuan, massa, atau sebagian tulang untuk mengurangi tekanan. Penyebab infeksi atau stroke juga ditangani.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NINDS — intracranial pressure context. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.