Beranda/Kesehatan Umum/Sindrom Geriatri pada Lansia

Kesehatan Lansia dan Penuaan Sehat

Sindrom Geriatri pada Lansia

Sindrom geriatri bukan satu penyakit, melainkan kumpulan masalah pada lansia yang muncul dari interaksi banyak faktor. Jatuh, frailty, delirium, inkontinensia, malnutrisi, penurunan fungsi, luka tekan, dan efek banyak obat sering saling memperburuk.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 25 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Sindrom Geriatri pada Lansia

Gejala kecil dapat memiliki banyak penyebab

Lansia dengan infeksi mungkin tidak demam tetapi menjadi bingung atau lemah. Jatuh dapat dipicu tekanan darah turun, gangguan penglihatan, neuropati, obat penenang, atau lingkungan. Inkontinensia baru dapat terkait infeksi, konstipasi, delirium, obat, atau gangguan mobilitas—bukan sekadar akibat usia.

Asesmen melihat fungsi dan tujuan hidup

Comprehensive geriatric assessment menilai penyakit, obat termasuk jamu, kognisi, mood, nutrisi, pendengaran/penglihatan, berjalan, aktivitas harian, dukungan sosial, keselamatan rumah, dan prioritas pasien. Tim dapat melibatkan dokter, perawat, apoteker, fisioterapis, ahli gizi, dan pekerja sosial.

Kebingungan atau kelemahan mendadak perlu pertolonganCari pertolongan segera untuk kebingungan baru, kelemahan satu sisi, jatuh dengan cedera kepala, tidak mampu berdiri, nyeri dada, sesak, dehidrasi, tidak makan/minum, atau perubahan kesadaran. Jangan menganggap perubahan akut sebagai ‘pikun biasa’.

Frailty dapat diperbaiki atau diperlambat

Latihan kekuatan dan keseimbangan yang disesuaikan, asupan protein/energi memadai, koreksi gangguan indera, serta pengobatan penyebab membantu mempertahankan kemandirian. Tinjauan obat mengurangi anticholinergic, sedatif, duplikasi, atau regimen rumit bila manfaat tidak sebanding risiko. Jangan menghentikan obat sendiri.

Perubahan mendadak bukan penuaan normal

Delirium berkembang dalam jam-hari dengan perhatian dan kesadaran yang naik-turun; dementia biasanya bertahap. Penurunan berjalan, berat badan, kemampuan makan, mandi, mengelola obat, atau keuangan perlu dinilai dini. Rencana perawatan sebaiknya memasukkan preferensi pasien dan dukungan caregiver.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO — Integrated care for older people, WHO — ICOPE training programme. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.