Gejala kecil dapat memiliki banyak penyebab
Lansia dengan infeksi mungkin tidak demam tetapi menjadi bingung atau lemah. Jatuh dapat dipicu tekanan darah turun, gangguan penglihatan, neuropati, obat penenang, atau lingkungan. Inkontinensia baru dapat terkait infeksi, konstipasi, delirium, obat, atau gangguan mobilitas—bukan sekadar akibat usia.
Asesmen melihat fungsi dan tujuan hidup
Comprehensive geriatric assessment menilai penyakit, obat termasuk jamu, kognisi, mood, nutrisi, pendengaran/penglihatan, berjalan, aktivitas harian, dukungan sosial, keselamatan rumah, dan prioritas pasien. Tim dapat melibatkan dokter, perawat, apoteker, fisioterapis, ahli gizi, dan pekerja sosial.
Frailty dapat diperbaiki atau diperlambat
Latihan kekuatan dan keseimbangan yang disesuaikan, asupan protein/energi memadai, koreksi gangguan indera, serta pengobatan penyebab membantu mempertahankan kemandirian. Tinjauan obat mengurangi anticholinergic, sedatif, duplikasi, atau regimen rumit bila manfaat tidak sebanding risiko. Jangan menghentikan obat sendiri.
Perubahan mendadak bukan penuaan normal
Delirium berkembang dalam jam-hari dengan perhatian dan kesadaran yang naik-turun; dementia biasanya bertahap. Penurunan berjalan, berat badan, kemampuan makan, mandi, mengelola obat, atau keuangan perlu dinilai dini. Rencana perawatan sebaiknya memasukkan preferensi pasien dan dukungan caregiver.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO — Integrated care for older people, WHO — ICOPE training programme. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



