Saraf

Amnesia

Amnesia adalah gangguan kemampuan membentuk atau mengingat kembali memori. Ini berbeda dari lupa ringan sehari-hari dan bukan diagnosis tunggal; penyebabnya dapat berupa cedera kepala, stroke, kejang, infeksi, obat, alkohol, gangguan metabolik, atau trauma psikologis.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Amnesia

Mengapa ingatan lama lebih 'aman' daripada ingatan baru

Hipokampus—struktur kecil berbentuk kuda laut di dalam otak—berperan sebagai 'meja kerja sementara' untuk ingatan baru sebelum ingatan itu dipindahkan secara bertahap ke korteks (bagian luar otak) untuk penyimpanan jangka panjang, proses yang disebut konsolidasi memori. Kerusakan pada hipokampus (akibat cedera, kekurangan oksigen, atau penyakit) mengganggu proses pemindahan ini, menjelaskan pola khas amnesia: kemampuan membentuk ingatan baru terganggu (amnesia anterograd) karena 'meja kerja' itu sendiri yang rusak.

Menariknya, ingatan lama yang sudah lama tersimpan di korteks cenderung lebih terlindungi dibanding ingatan yang baru terbentuk—fenomena yang disebut gradien Ribot. Ingatan yang sudah lama 'dipindahkan' sepenuhnya ke korteks tidak lagi bergantung pada hipokampus untuk diakses, sedangkan ingatan yang masih baru dan belum sepenuhnya dikonsolidasi lebih rentan hilang saat hipokampus rusak—inilah mengapa pada amnesia retrograd, kejadian dari masa jauh sebelumnya sering lebih mudah diingat dibanding kejadian dari hari-hari atau minggu terakhir sebelum cedera.

Bentuk gangguan ingatan

Amnesia anterograd mengganggu pembentukan memori baru, sedangkan retrograd menghilangkan sebagian ingatan sebelum kejadian. Seseorang dapat tetap sadar, berbicara, dan melakukan keterampilan yang sudah dipelajari meski terus mengulang pertanyaan atau tidak mengingat kejadian baru.

Amnesia mendadak adalah keadaan daruratHubungi layanan darurat bila kehilangan ingatan muncul tiba-tiba, terutama bersama wajah mencong, lemah satu sisi, bicara pelo, sakit kepala hebat, kejang, demam dan kaku leher, cedera kepala, pingsan, atau perubahan perilaku. Catat waktu terakhir pasien diketahui normal.

Penyebab

Cedera kepala, stroke atau TIA, kejang, kurang oksigen, ensefalitis, kekurangan vitamin B1, tumor, demensia, obat penenang, alkohol, dan penggunaan zat dapat berperan. Amnesia sementara juga dapat terjadi pada transient global amnesia, tetapi diagnosis ini hanya dibuat setelah penyebab berbahaya disingkirkan.

Pemeriksaan

Dokter menilai waktu mulai, cedera atau zat, gejala saraf, penyakit, obat, serta keterangan saksi. Pemeriksaan saraf dan kognitif dapat dilanjutkan dengan gula darah, tes laboratorium, CT atau MRI, EEG, atau pungsi lumbal sesuai dugaan. Pasien sebaiknya didampingi karena mungkin tidak dapat memberi riwayat lengkap.

Pemulihan dan dukungan

Terapi bergantung pada penyebab. Rehabilitasi kognitif, rutinitas, catatan, kalender, pengingat digital, dan penyimpanan barang di tempat tetap dapat membantu. Hindari alkohol dan jangan mengemudi sampai dokter memastikan aman. Memori dapat membaik, menetap, atau memburuk tergantung penyakit dasarnya.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada MedlinePlus, NHS — gejala TIA, Human retrograde amnesia and memory consolidation (PMC). Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.