PFO bukan ASD
PFO adalah celah potensial antarflap septum, sedangkan atrial septal defect adalah jaringan septum yang tidak terbentuk sempurna dan biasanya memberi shunt lebih besar. PFO umumnya tidak menyebabkan darah rendah oksigen atau gagal jantung. Gejala seperti lelah, nyeri dada atau migrain sangat tidak spesifik dan tidak membuktikan PFO sebagai penyebab.
Diagnosis dan work-up stroke
Agitated-saline bubble study saat echocardiography melihat gelembung melintas; TEE menjelaskan anatomi dan transcranial Doppler mendeteksi shunt. Setelah stroke, evaluasi mencakup CT/MRI otak, pembuluh kepala-leher, ECG serta monitoring atrial fibrillation, risiko pembekuan dan sumber jantung lain. PFO yang kebetulan ditemukan tidak boleh menutup pencarian etiologi.
Kapan closure bermanfaat
Pada pasien umumnya di bawah 60 dengan embolic-appearing ischemic stroke, PFO berisiko dan tidak ada penyebab lain setelah evaluasi lengkap, device closure dapat menurunkan stroke berulang setelah diskusi neurologi-kardiologi. Manfaat absolut terbatas dan harus dibandingkan dengan komplikasi prosedur serta atrial fibrillation baru. Usia, anatomy dan faktor vaskular mengubah peluang kausal.
Obat dan aktivitas
Pasien stroke memerlukan antithrombotic sesuai etiologi dan risiko perdarahan; anticoagulation dipilih bila ada DVT, pulmonary embolism atau indikasi lain, bukan semata PFO. Temuan kebetulan biasanya tanpa pembatasan. Closure rutin belum direkomendasikan hanya untuk migraine. Scuba diver dengan decompression illness berulang membutuhkan evaluasi ahli diving, bukan keputusan mandiri.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada American Heart Association — patent foramen ovale, American Academy of Neurology — PFO and secondary stroke prevention. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.



