Kesehatan Jantung

Miokarditis

Miokarditis adalah peradangan pada otot jantung yang dapat melemahkan pompa dan mengganggu irama. Penyebabnya mencakup infeksi virus atau bakteri, penyakit autoimun, reaksi obat, toksin, dan terapi kanker tertentu. Gejala dapat ringan hingga gagal jantung atau aritmia fatal, sehingga nyeri dada atau sesak baru perlu dinilai.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Miokarditis

Gejala dapat meniru serangan jantung

Nyeri atau tekanan dada, sesak, cepat lelah, jantung cepat atau tidak teratur, pusing, pingsan, bengkak kaki, dan gejala seperti flu dapat muncul. Anak mungkin napas cepat, sulit makan, berkeringat, atau kurang aktif. Tidak adanya demam tidak menyingkirkan dan gejala saja tidak dapat membedakan myocarditis dari serangan jantung atau pulmonary embolism.

Diagnosis menggabungkan beberapa tes

ECG, troponin dan tes darah, rontgen, echocardiogram, serta cardiac MRI membantu melihat cedera dan fungsi. Coronary angiography dipakai bila serangan jantung perlu disingkirkan. Endomyocardial biopsy ditujukan pada kasus tertentu yang berat atau ketika hasil mengubah terapi; hasil MRI atau troponin tunggal tidak selalu memastikan penyebab.

Nyeri dada, sesak, atau pingsan memerlukan pertolongan daruratKe IGD atau panggil ambulans bila nyeri dada baru, sesak saat diam, pingsan, jantung sangat cepat atau tidak teratur, bibir kebiruan, kebingungan, kulit dingin, atau tekanan darah turun. Jangan berolahraga untuk menguji apakah gejala akan hilang.

Terapi sesuai berat dan penyebab

Istirahat dan obat jantung mungkin cukup pada kasus ringan; gagal jantung dan aritmia ditangani dengan terapi standar. Penyebab bakteri, autoimun, eosinophilic, giant-cell, atau immune-checkpoint inhibitor memerlukan terapi khusus. Kasus fulminan dapat membutuhkan ventilator, obat sirkulasi, mechanical support, atau transplantasi. Antibiotik dan steroid tidak rutin untuk semua.

Kembali olahraga secara bertahap

Hindari olahraga intens dan kompetitif selama peradangan serta sampai fungsi, biomarker, ritme, dan penilaian dokter aman—sering beberapa bulan. Alkohol dan stimulan sebaiknya dihindari. Kontrol penting karena sebagian pulih total sementara lainnya berkembang menjadi dilated cardiomyopathy atau aritmia.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada American Heart Association — myocarditis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.