Kesehatan Seksual

Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah pola ejakulasi yang sulit dikendalikan, terjadi sebelum atau segera setelah penetrasi sesuai konteks, dan menimbulkan distress. Tidak ada durasi tunggal yang menentukan masalah pada semua pasangan.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 7 September 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Ejakulasi Dini

Seumur hidup atau baru muncul

Tipe seumur hidup ada sejak pengalaman seksual awal; tipe didapat muncul setelah sebelumnya kontrol memadai. Kecemasan, tekanan performa, masalah hubungan, erectile dysfunction, prostat atau tiroid, obat, serta perubahan kesehatan dapat berperan dan perlu dibedakan.

Evaluasi

Dokter menanyakan pola, kontrol, distress, ereksi, hasrat, nyeri, hubungan, obat dan kesehatan umum. Pemeriksaan atau tes hanya bila ada petunjuk. Diagnosis tidak dibuat dari stopwatch saja dan masturbasi atau frekuensi seks bukan ukuran moral maupun penyebab tunggal.

Gejala baru dengan nyeri atau darah perlu diperiksaCari penilaian cepat bila ada nyeri hebat, darah pada semen atau urine, demam, bengkak testis, sulit kencing, cedera, atau disfungsi seksual mendadak bersama gejala saraf.

Pilihan terapi

Edukasi, komunikasi pasangan, terapi seks atau CBT, teknik perilaku, kondom, dan anestetik topikal dapat membantu. Krim atau semprot perlu waktu dan cara penggunaan yang benar agar tidak membuat pasangan kebas. Beberapa antidepresan resep menunda ejakulasi tetapi memiliki efek samping.

Mengobati masalah yang menyertai

Erectile dysfunction, depresi, kecemasan, konflik hubungan, prostatitis, atau gangguan tiroid ditangani sesuai penyebab. Produk kuat, jamu, atau obat daring tanpa izin berisiko kandungan tersembunyi; suplemen testosteron tidak membantu bila kadar normal.

Mencari bantuan di IndonesiaKonsultasi dapat dimulai di FKTP atau urologi. Ajak pasangan bila keduanya setuju; terapi bertujuan mengurangi distress dan meningkatkan kendali, bukan mengejar angka tertentu.
Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada Urology Care Foundation. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.