Beranda/Gigi dan Mulut/Kista Gigi dan Rahang

Gigi, Mulut, dan Rahang

Kista Gigi dan Rahang

Kista gigi adalah rongga berlapis jaringan yang terbentuk di rahang atau jaringan mulut. Kista radikular paling umum dan biasanya berkaitan dengan infeksi lama pada pulpa gigi; jenis lain berhubungan dengan gigi impaksi atau perkembangan. Banyak tidak sakit dan ditemukan pada rontgen.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 8 September 20263 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Kista Gigi dan Rahang

Mengapa kista bisa terbentuk dari gigi yang sudah mati

Di dalam jaringan yang mengelilingi akar gigi terdapat sisa-sisa sel epitel kecil (epithelial rests of Malassez) yang tertinggal sejak masa pembentukan gigi dan biasanya tidak aktif selama gigi sehat. Ketika pulpa gigi mati akibat gigi berlubang dalam atau cedera, racun dan produk peradangan dari jaringan mati ini merembes ke ujung akar dan justru merangsang sel-sel epitel tidak aktif tersebut untuk kembali membelah dan tumbuh — sebuah respons yang tidak terduga terhadap peradangan kronis di sekitarnya.

Sel epitel yang membelah ini membentuk kantong kecil yang bagian tengahnya kemudian mati dan mencair, menciptakan rongga berisi cairan yang dilapisi jaringan epitel — inilah kista radikular. Sel-sel imun yang terus merespons peradangan di sekitar kista melepaskan enzim yang mengikis tulang rahang di sekitarnya agar kista punya ruang untuk membesar, menjelaskan mengapa kista dapat terus tumbuh perlahan selama bertahun-tahun tanpa gejala nyeri sampai cukup besar untuk mendesak gigi tetangga atau menipiskan tulang rahang secara bermakna. Karena akar masalahnya adalah pulpa gigi yang sudah mati, perawatan saluran akar yang membersihkan sumber peradangan dapat menghentikan rangsangan pada sel epitel dan memungkinkan kista mengecil dengan sendirinya.

Gejala dan penyebab

Kista kecil sering tanpa gejala. Saat membesar dapat menimbulkan bengkak, rasa penuh, gigi bergeser atau goyang, tidak pasnya gigi palsu, kebas, drainase, nyeri saat terinfeksi, dan jarang melemahkan rahang. Benjolan tidak boleh dianggap kista tanpa diagnosis karena tumor dapat tampak mirip.

Bengkak wajah dengan sulit napas atau menelan adalah daruratKe IGD bila pembengkakan cepat menyebar ke wajah atau leher, demam, sulit membuka mulut, menelan atau bernapas, suara berubah, mata bengkak, sangat lemah, atau terjadi perdarahan yang tidak berhenti. Jangan menusuk benjolan sendiri.

Pemeriksaan

Dokter gigi menilai vitalitas gigi, karies, gusi, pembengkakan, sensasi, dan kelenjar. Rontgen panoramik atau periapikal menunjukkan batas dan hubungan gigi; CBCT membantu lesi besar atau dekat saraf dan sinus. Jaringan yang diangkat diperiksa patologi untuk memastikan jenis.

Terapi

Kista radikular tertentu mengecil setelah perawatan saluran akar yang baik dan dipantau dengan rontgen. Pencabutan, enukleasi, apikoektomi, atau marsupialisasi dipilih menurut jenis, ukuran, gigi, saraf, sinus, usia, dan risiko patah. Antibiotik hanya menangani infeksi, bukan menghilangkan dinding kista.

Pemantauan

Kontrol memastikan tulang mengisi kembali dan mendeteksi kekambuhan. Kebersihan mulut, perawatan karies dini, dan pemeriksaan gigi mengurangi kista akibat infeksi. Setelah operasi, ikuti petunjuk luka, makanan, kebersihan, dan larangan merokok; laporkan kebas menetap atau hubungan ke sinus.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada Royal Berkshire NHS — Periapical cyst, PathologyOutlines — radicular (periapical) cyst. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.