Beranda/Gigi dan Mulut/Mulut Kering (Xerostomia)

Kesehatan Gigi dan Mulut

Mulut Kering (Xerostomia)

Mulut kering atau xerostomia adalah rasa kering karena saliva tidak cukup atau berubah. Sesekali saat stres dapat normal, tetapi kering menetap bukan bagian yang harus diterima dari penuaan. Saliva membantu menelan, mengecap, membersihkan mulut, melawan kuman, dan memperkuat gigi sehingga kekurangannya meningkatkan karies dan infeksi jamur.

SehatKita · kurasi berbantuan AIDiperbarui: 15 Agustus 20262 menit

Disusun dengan bantuan Claude dari sumber web. Belum ditinjau oleh tenaga medis. Proses editorial

Ilustrasi editorial untuk artikel Mulut Kering (Xerostomia)

Penyebab sering berasal dari obat

Ratusan obat—termasuk sebagian obat tekanan darah, depresi, alergi, nyeri, dan kandung kemih—dapat mengurangi saliva. Dehidrasi, napas lewat mulut, diabetes, Sjögren, HIV, penyakit saraf, radiasi kepala-leher, kemoterapi, serta kerusakan saraf juga mungkin. Jangan menghentikan obat sendiri; dokter dapat menyesuaikan dosis atau alternatif.

Tanda dan dampak

Mulut lengket, saliva kental, bibir pecah, lidah terbakar atau beralur, sulit bicara, mengunyah dan menelan, rasa berubah, bau mulut, sariawan, serta gigi cepat berlubang dapat muncul. Bercak putih atau merah dan nyeri dapat menandakan candidiasis. Kesulitan menelan meningkatkan risiko kurang nutrisi dan aspirasi.

Sulit menelan, dehidrasi, atau luka menetap perlu diperiksaCari bantuan segera bila sulit bernapas atau menelan cairan, tersedak, sangat jarang kencing, kebingungan, atau lemah berat. Jadwalkan dokter atau dokter gigi bila kering menetap, banyak karies, bercak putih, luka lebih dari dua minggu, benjolan, perdarahan, atau berat turun.

Perawatan sehari-hari

Sering-seringlah menyesap air, minum saat makan, kunyah permen karet atau hisap permen bebas gula, gunakan humidifier malam, dan bernapas melalui hidung bila memungkinkan. Batasi kafein, alkohol, tembakau, makanan sangat asin atau pedas, serta mouthwash beralkohol. Sikat dengan pasta fluoride dan lakukan pemeriksaan gigi lebih sering sesuai risiko.

Terapi profesional

Dokter atau dokter gigi meninjau obat, penyakit, mulut, dan kadang mengukur aliran saliva atau meminta tes darah. Gel, spray, saliva substitute, varnish atau pasta fluoride resep membantu; pilocarpine atau cevimeline dapat merangsang kelenjar pada pasien tertentu tetapi memiliki kontraindikasi dan efek samping. Penyebab seperti diabetes atau Sjögren perlu ditangani.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDCR — dry mouth. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.